Versi Izhar Ependi, Ini Sebab Konflik Di Internal Masyarakat Desa

138

KETANGGA JERAENG, LOMBOKim. Melalui postingan di facebooknya, Izhar Ependi menuliskan soal konflik horizontal & vertikal yang diamatinya sering terjadi di Masyarakat Desa. Dari untaian kata yang dilontarkan Alumni Universitas Mataram ini, konflik tersebut disebabkan karena hilangnya budaya musyarawarah – mufakat.

“Kalian merasa tidak saat ini disekeliling kita, ketika ada permasalahan jarang sekali diselesaikan dengan duduk bersama oleh setiap elemen masyarakat,” tulisnya Ahad (29/03)

Dalam postingan lanjutan, Izhar menyentil karakter sumber daya yang ada dengan mengatakan bahwa setiap orang dari kita merasa yang paling benar. “Sehingga tidak jarang timbul konflik baik itu konflik horizontal antara masyarakat, maupun konflik vertikal masyarakat dengan pemangku kepentingan,” imbuhnya.

Pemuda yang sempat menggagalkan diri mengelola bank sampah karena PHP Pemerintah Desa itu juga mengutip Firman Allah SWT terkait musyarawah “Dalam islam bahkan Allah sendiri yang menyuruh untuk bermusyawarah baru bertawakkal,” lanjutnya.

Ia kemudian menuliskan Qur’an Surat al-Imran ayat 159 yang berbunyi Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakal kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadaNya” [Ali-Imran/3 : 159]

“Alih -alih menyelesaikan masalah malah semakin menimbulkan masalah baru. Hal sekecil apapun jika tidak diselesaikan dengan duduk bersama maka tidak jarang akan menjadi hal besar. Apabila hal besar sudah terjadi, maka akan menjadi tidak dapat terkendali,” sentil Pemuda yang hobi travelling itu

Ia kemudian mengakhiri tulisannya dengan kalimat konjungsi “Lidi tidak akan menjadi sapu jika dia sendiri”. (mz)

1 Comment
  1. raden khaerul says

    temen ku tuhhh, karen bangt memang bang izhat

Comments are closed.