Tolak Omnibus Law, Masa Aksi Sambangi kantor Gubernur NTB

138

Mataram, LOMBOKim.com – Penolakan Undang-undang Omnibus law baik dari elemen mahasiswa dan ormas  hingga kini terus berlanjut, tak terkecuali di NTB. Masa yang tergabung dari elemen mahasiswa dan ormas mendatangi kantor gubernur NTB untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait  penolakan  terhadap Undang-undang tersebut, selasa (13/10).

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah langsung menemui masa aksi dan berdialog di tempat. Di tengah terik matahari siang, Gubernur menerima tuntutan masa aksi dan berjanji akan berdiskusi serta menjembatani aspirasi semua elemen.

BACA JUGA  Lawan Hoax dengan meningkatkan Sinergi dan Koordinasi

Sesuai dengan arahan presiden, Gubernur yang kerap disapa Bang Zul ini akan mengumpulkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk membahas tentang Undang-undang Omnibus law ini dan akan segera dilaporkan ke Pemerintah pusat.

“Presiden meminta agar para gubernur menampung semua aspirasi, masukan dari masyarakat, termasuk dari teman-teman ini. Oleh karena itu, dalam dua atau tiga hari ini kami akan mengumpulkan tokoh, LSM, organisasi buruh, serta akademisi,” jelas Gubernur.

Bang Zul mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk mendiskusikan dengan detail tentang undang-undang omnibus law agar dapat dipahami secara mendalam, dirinya juga mengatakan bahwa tidak segan akan memberi masukan kepada pemerintah pusat jika ditemukan kesalahan dalam undang-undang tersebut.

BACA JUGA  Gubernur Dr. Zul : "Tidak boleh ada lagi Pemerintah & Pengusaha yang Feodal"

“Kita diskusikan secara detail, kami kasih masukan jika ada yang kurang (dalam uu omnibus law,red) mudah-mudahan ini menghasilkan kebaikan bagi kita semua, kami minta tolong serahkan masukkannya kepada kami kita diskusikan dalam dua tiga hari dan kemudian kita sampaikan hasilnya kepada presiden,” tutur Bang Zul. (Humas/Iz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.