Tersengat Listrik, Warga Desa Doridungga Bima Meninggal Dunia

212

Doridungga, LOMBOKim – Husnan (34) warga Dusun Rade Maju Desa Doridungga Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, nyawanya tak tertolong akibat sengatan listrik bertegangan tinggi milik PT. PLN Unit Donggo (Persero).

Dilansir dari Visionerbima.com, kronologis kejadian, sekitar pukul 17.00 Wita, korban sedang membangun rumah milik warga di Dusun Rade Maju Desa Doridungga Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, Selasa (12/8/2020). Saat itu, korban sedang berusaha mengangkat besi sendirian yang sudah dianyam untuk dijadikan cor bantalan rumah milik warga Mayor.

BACA JUGA  Sigap, Pemdes Ketangga Jeraeng Buat Portal untuk Razia Masker

Namun naas, saat besi cor tersebut sedang diangkatnya, secara tidak langsung ujung besi bantalan bersentuhan langsung dengan kabel telanjang besar milik PT. PLN Unit Donggo (Persero). Akibatnya, korban langsung terpental ketanah dan tidak sadarkan diri.

Menurut keterangan warga, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Donggo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tak tertolong.

Kapolsek Donggo, Iptu Sukarmin juga membenarkan peristiwa mengenaskan yang menimpa korban tersebut. Dan dalam kasus ini, Sukarmin menjelaskan bahwa keluarga korban menolak otopsi terhadap jenazah Husnan. “Sampai saat ini, istri dan anak keluarga korban belum bisa dimintai keteranganya karena masih dirundung duka. Korban meninggal karena dugaan sengatan listrik,” terang Karmin.

BACA JUGA  Tanjoh Emang Keren..!! Dulu 3000 Masker, Kini Bilik dan Wastafel

Secara terpisah, Bupati Bima melalui kabag Humas Setda setempat yakni Chandra Kusuma AP yang dimintai komentarnya menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Donggo dan Pemerintahan Desa Doridugga. “Yang dibutuhkan sekarang bukan saja informasi melalui media massa. Tetapi, juga adanya laporan resmi dari Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat. Kami butuh laporan secepatnya dari Pemerintah Desa Doridugaan maupun Kecamatan Donggo,” desaknya. (Iz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.