Tanpa Oksigen 5 Detik, Mampukah Manusia Bertahan?

247

LOMBOKim.com – Bumi menyediakan 21% Oksigen gratis di udara, dimana Oksigen termasuk molekul esensial (penting) sehingga manusia dapat bernafas dan menjalani kehidupan sehari-hari. Sejatinya manusia masih bisa bertahan hidup tanpa bernafas hingga sampai bermenit-menit, Ini terjadi karena adanya cadangan Oksigen di dalam tubuh sehingga manusia masih bisa bertahan walaupun tidak menghirup Oksigen dari udara.

Akan tetapi, pernahkah terpikir bagaimana jika semua Oksigen di bumi menghilang selama 5 detik. Akankah manusia mampu bertahan? Ini penjelasannya.

Tanpa oksigen selama 5 detik, tubuh manusia tidak akan bisa melakukan proses metabolisme, dampaknya manusia tidak bisa bernafas sehingga menyebabkan kematian seketika. Tanpa Oksigen selama 5 detik, bumi akan kekurangan cahaya bahkan bisa menjadi gelap gulita.

Mengapa demikian? Karena bumi akan menerima sinar matahari setelah cahaya dipantulkan oleh partikel/molekul yang ada di udara termasuk Okisgen. Jika tidak ada Oksigen, maka semakin sedikit partikel/molekul yang dapat memantulkan cahaya ke bumi.

Tanpa Oksigen selama 5 detik, lautan dan sumber air lainnya akan menguap ke udara. Mengapa? karena air terdiri dari dua komponen yaitu Oksigen dan Hidrogen. Tentu hilangnya kandungan Oksigen pada air akan menyisakan Hidrogen yang sifatnya sangat mudah menguap sehingga membuat semua air akan menguap ke udara. Dan bukan rahasia umum lagi bahwa manusia tidak akan bertahan hidup tanpa adanya air.

Tanpa oksigen selama 5 detik, kulit manusia akan terbakar oleh sinar UV, bahkan menyebabkan terjadinya kanker kulit, hal ini di picu oleh hilangnya perisai sinar ultraviolet di atmosfir yang di sebut ozon (Ozon terdiri dari 3 atom Oksigen).

Tanpa Oksigen selama 5 detik, bangunan-bangunan akan hancur seketika, mengapa? Beton bersifat keras karena adanya kandungan Oksigen, tentunya kehilangan Oksigen akan menyebabkan jembatan-jembatan, gedung-gedung pencakar langit, rumah-rumah akan hancur seketika.

Itu mengapa Oksigen sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Begitu mengerikannya, bahkan sampai nalar manusi sulit membayangkan jika Tuhan menghilangkan Oksigen meski dalam hitungan 5 detik. Namun, pernahkan kita menyadari betapa Tuhan sangat menyayangi makhluknya? Disaat peradaban silih berganti, manusia semakin serakah dengan menghancurkan segala apa yang di depan mata untuk menukarnya dengan selembar kertas yang tidak bernilai. Jika kita mencoba melihat kebelakang mungkin kita akan sadar, begitu banyak kerusakan yang sudah kita perbuat di muka Bumi.

Untuk itu, mulailah kita menyadari betapa berharganya apa yang kita miliki saat ini. Sebelum Tuhan mengambil 5 detik Oksigen yang ada di Bumi.

Tentang Penulis : Farid Wajdi (Alumni FMIPA UNRAM yang senang dengan ilmu sains)

Comments are closed.