Standar Protokol Kesehatan Diterapkan dalam Upacara Kenaikan Pangkat Lingkup Polda NTB

98

Mataram, LOMBOKim.com. Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Reguler, terhadap anggota Polri lingkup Polda NTB dilaksanakan dilapangan Gajah Mada, dengan tetap menerapkan protokol penanganan Covid-19. sehari setelah peringatan Hari Bhayangkara ke-74 yang digelar serentak secara virtual, Kamis 2 Juli 2020.

Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H. dalam sambutannya menyampaikan, “Sebelum pandemi Covid-19, upacara kenaikan pangkat personel Polri didampingi oleh pasangannya masing-masing, Kali ini tidak seperti biasanya,” ungkapnya.

“Upacara yang tidak biasanya ini, dapat diartikan sebagai simbol kemandirian, bahwa personel Polri mampu dan tangguh dalam situasi dan kondisi apapun,” sikapnya

Jenderal dengan dua Bintang di pundak itu menyampaikan, “sebagai komponen Korps Bhayangkara yang baru saja memperingati momentum bersejarahnya menjadi Kepolisian Nasional, sesuai Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1946, kenaikan pangkat merupakan suatu penghargaan atau pengakuan atas kinerja dan dedikasi, yang telah ditujukkan bagi setiap anggota Polri,” jelasnya

“merupakan amanah yang tinggi nilainya dan memiliki dimensi moralitas, serta mengandung pesan dan harapan dari organisasi untuk diwujudkan dalam pelaksanaan tugas secara Optimal, sesuai dengan Job Description masing-masing,” kata Kapolda NTB yang akrab disapa M. Iqbal.

Adapun untuk diketahui, Personel Polri lingkup Polda NTB yang mendapat kenaikan pangkat secara keseluruhan sebanyak 526 Personel terdiri dari Perwira 24 orang, Bintara 469 orang, Tamtama 15 orang dan PNS 18 orang.

Untuk Korps Raport sejumlah 149 personel, sudah dikurangi 47 personel Brimob yg BKO. Diantaranya Perwira 7 orang, Bintara dan Tamtama 127 orang serta PNS 15 orang, sedangkan untuk Korps Rapot di Polres jajaran sebanyak 327 personel dan diserahkan kepada Kasatwil masing-masing.

Lanjut kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri M. Iqbal, kenaikan pangkat harus dijadikan motivasi dan inovasi guna meningkatkan kinerja, lebih memacu semangat kerja anggota Polri dalam mengabdikan diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta sebagai aparat penegak hukum yang profesional.

“Apa lagi saat pandemi Covid-19 seprti ini, dimana kita di NTB memasuki masa transisi menuju new normal life, maka eksistensi Polri sangat didambakan oleh masyarakat,” tandasnya

“Dalam kesempatan ini saya tegaskan kembali pesan Kapolri, bahwa Polri harus ada di tengah-tengah masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun,” tutup M. Iqbal (R_Sa)

Comments are closed.