Sri Mulyani : Rakyat Indonesia Harus Siap-siap! Ada Apa?

251

LOMBOKim.com – Pandemi Covid-19 memaksa berbagai negara untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan terburuk terjadinya shock yang besar terkait perekonomian dunia.

Tekanan terhadap perekonomian dunia sangat serius. IMF bahkan menyebutkan akan terjadi krisis sosial diberbagai belahan dunia dan sejumlah lembaga keuangan diprediksikan akan terjadi kontraksi ekonomi global pada tahun 2020.

Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa itu merupakan prediksi yang buruk. “Dan kita harus bersiap-siap menghadapinya,” ungkap Sri Mulyani (CNBC Indonesia), Jumat (17/4/2020).

Sejumlah lembaga internasional memprediksikan atau ramalkan terkait pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2020 yang akan mengalami penurunan:

  • JP Morgan memprediksikan ekonomi dunia minus 1,1% di tahun 2020
  • EIU memprediksikan ekonomi dunia minus 2,2% di tahun 2020
  • Fitch memprediksikan ekonomi dunia minus 1,9 di tahun 2020
  • IMF memprediksikan ekonomi dunia minus 3 % di tahun 2020
BACA JUGA  IAGI Goes To KSB, Destinasi Wisata Harus Diimbangi Pengelolaan Sampah

“Kalau ada shock yang jauh lebih besar , prediksi IMF ini kalau ada shock yang lebih maka ekonomi Indonesia kemungkinan tahun ini negatif 0,5%. ini sekenario berat. Makanya tidak memungkinkan semua tidak bisa dilakukan APBN sendiri,” tutur mantan Direktur Bank Dunia tersebut.

Indonesia sendiri belum ada indikasi akan terjadi penurunan penderita pendemi Covid-19 . Hingga berita ini dirilis, menurut data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 masyarakat yang positif virus Covid-19 di Indonesia mencapai 6.575 jiwa, sembuh 686 jiwa, meninggal 582 jiwa. (Izhar Ependi)

BACA JUGA  Kapolda NTB Mengecek Rapid Test Drive Tru Gratis Terhadap Masyarakat Pengguna Roda Dua

Leave A Reply

Your email address will not be published.