Spirit dari Kadis Dikbud Lotim; “SPG Tiada Matinya” Jika Ingin Awet Muda, ini Pilihannya.

75
Lalu Suandi, S.Sos saat memotong Pita tanda Peresmian Sekretariat Yayasan

yaspgnselong.asia. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur, L. Suandi, S.Sos saat mewakili Bupati Lombok Timur menghadiri Peringatan Hari Lahir SPG Negeri Selong (Minggu, 7 Oktober 2018) dalam sambutannya berbicara banyak hal terkait pendidikan dan guru.

Diawal pidato, dengan gaya khasnya, humoris, humanis dan memotivasi, L. Suandi berbicara soal bagaimana kesan pertama mendengar nama IKA dan SPG. IKA adalah nama perempuan sedangkan SPG akronim dari Sales Promotion Girl. Disimpulkan, orang-orang yang berada di IKA SPG Negeri Selong adalah orang yang cantik, muda dan memiliki semangat yang tinggi.

“Semangat bapak ibu disini, saya rasakan sama seperti sewaktu masih muda di SPG (Sekolah Pendidikan Guru) dulu, dan satu hal yang saya tau, kalau ingin awet muda, maka pilihanya harus jadi guru,”paparnya disambut tepuk tangan ribuan Alumni SPG Negeri Selong yang hadir bersilaturrahmi merajut asa bermanfaat sepanjang masa.

BACA JUGA  Ambil Sikap Tegas, Gubernur NTB : Mulai besok, Pemerintah Melarang Pengiriman Kayu Keluar NTB

Baca Juga : Dokumentasi Penyerahan Bantuan Korban Gempa dari PGRI untuk Keluarga IKA SPG Negeri Selong

Catatan redaksi, hal penting yang sangat memotivasi adalah kutipan kalimat beliau yang mengingatkan spirit Alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) “Bapak Ibu yang saya hormati, saya sepakat, satu semangat bahwa SPG tidak ada matinya, karena hari ini sudah  dibuktikan dengan resminya lembaga bernama Yayasan Alumni SPG Negeri Selong, dan ini merupakan upaya bahwa SPG Selong harus tetap hidup, paling tidak semangat-semangatnya, pikiran-pikirannya,”harapnya.(mz)   

Leave A Reply

Your email address will not be published.