Sinopsis Laskar Pelangi, Singkat, Padat, Jelas

92

Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun Pertama terbit: 2005
Jumlah Halaman: 529

Novel Laskar Pelangi bercerita tentang kehidupan anak-anak di Belitong. Laskar pelangi yang ditulis oleh Andrea Hirata dimulai dengan kisah miris dunia pendidikan di Indonesia dimana sebuah sekolah yang kekurangan murid hendak ditutup.

Sekolah tersebut adalah SD Muhammadiyah di Gentong Belitung Timur. tetapi, karena murid yang terdaftar genap berjumlah 10, sekolah dengan bangunan seadanya tersebut tetap diijinkan beraktifitas seperti biasanya. Sepuluh murid tersebut kemudian disebut laskar pelangi. Nama yang diberikan guru mereka bernama Bu Mus.

Pemberian Nama Laskar Pelangi disebabkan karena mereka sangat senang terhadap pelangi yang terlihat sangat indah dari negeri belitong. Novel berjudul Laskar Pelangi ini adalah novel pertama dari tetralogi Andrea Hirata.

Andrea Hirata kemudian melanjutkan ceritanya berturut-turut yaitu Sang Pemimpi, Endesor. serta Maryamah Karpov.

BACA JUGA  Polresta Mataram Terima Kunjungan Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi

Laskar Pelangi sudah menjadi buku sastra terlaris sepanjang sejarah perbukuan di Indonesia. Dan perkembangan terakhirnya, novel ini sudah diterbitkan di berbagai benua dalam berbagai bahasa.

Tokoh dalam novel ini adalah Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, dan juga Harun. Mereka adalah sahabat yang kisahnya memesona dunia lewat tangan dingin sang penulis. Buku laskar pelangi bercerita keseharian mereka di sekolah dan di lingkungan sosial. Mereka adalah anak-anak desa dengan tekad luar biasa. Perjalanan mereka dipenuhi kejadian yang tak terduga. Secara perlahan mereka menemukan keunggulan ddalam diri dan persahabatan. Ini mungkin yang menjadi titik fokus Andrea Hirata. Ia juga piawai menyisip komedi dalam kisah ini.

Sudut pandang bercerita dalam novel ini menggunakan orang pertama yakni “aku”. Aku sendiri adalah si Ikal. Ia anak yang pandai meski berada di urutan kedua setelah Lintang, bocah terpandai di dalam kelas mereka. Si Ikal ini menaruh minat yang besar pada sastra. Hal ini terlihat dari kegemarannya menulis puisi. Lain lagi dengan tokoh Lintang. Ia digambarkan sebagai anak yang sangat jenius.

BACA JUGA  Diduga Bermasalah, KPK Minta Aset Pemprov Diterbitkan

Orangtuanya seorang nelayan, yang miskin dan hanya tidak memiliki perahu. Mereka memiliki keluarga dalam jumlah yang melimpah, 14 kepala. Lintang sangat suka matematika. Namun, cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas dengan tuntutan membantu orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal.

Tokoh lainnya adalah Sahara. Ia merupakan anak perempuan satu-satunya dalam cerita ini. Ia berpendirian kuat dan cenderung keras kepala. Sementara itu, Mahar, ia digambarkan bertubuh ceking dan mencintai seni. Ia suka menyanyi dan gemar pada okultisme. Tokoh berikutnya adalah A kiong. Dari namanya sangat jelas kalau ia merupakan keturunan Tionghoa. Ia sangat menyukai Mahar dan mengikutinya kemanapun. Ia digambarkan tak rupawan tetapi hatinya “tampan”.

BACA JUGA  Bupati Lotim Pastikan Semua KK Dapat Bantuan Covid 19

Lanjut ke Syahdan. Perangainya ceria meski ia tak pernah menonjol dalam kelas. Sementara itu Kucai, adalah tokoh dalam cerita yang didaulat menjadi ketua kelas. Ia digambarkan menderita penyakit rabun jauh sebab ia kekurangan gizi. Borek, Trapani dan Harun adalah anggota laskar` pelangi yang terakhir. Borek digambarkan sebagai anak yang terobsesi dengan otot.

Paling seru, ayo buru Novelnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.