Seorang Pria di Lombok Tengah Tewas Ditangan Teman Mabuknya

107

Praya, LOMBOKim.com. Jumah Alias Amaq Jumenim (68) warga Desa Belelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah tewas saat berkelahi dengan temannya. Rabu (29/7).

Persoalan tersebut diduga akibat pengaruh minum keras (Miras) dan terjadi percekcokan antara korban dengan pelaku inisial AN (54) warga Desa setempat.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo mengatakan, kejadian itu berawal saat korban bersama terduga pelaku inisial AG (54) sedang pesta minum keras bersama beberapa teman lainnya di rumah pelaku. Tidak lama kemudian terjadi percekcokan antara korban dengan pelaku yang masih ada hubungan keluarga tersebut.

BACA JUGA  Peternak di Keruak Memprihatinkan, Kepala UPT Peternakan Angkat Bicara

Sehingga beberapa temannya meninggalkan korban bersama pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan terjadilah perkelahian yang mengakibatkan korban tewas dengan luka memar dibagian kepala. Beruntung kejadian itu diketahui oleh salah seorang warga yang sedang melintas dan melihat korban yang telah tidak bernyawa itu tergeletak di tengah jalan atau tidak jauh dari rumah terduga pelaku.

“Pelaku telah kita amankan,” ujar AKP Priyo

Atas informasi dari warga, pihaknya melakukan pengecekan kondisi korban di TKP, selanjutnya melakukan pencarian Barang Bukti yang diduga digunakan pelaku membunuh korban 1 buah Kayu panjang sekitar 30 cm yang berlumuran darah, 1 Buah kayu panjang sekitar 55 Cm yang diujungnya ada bekas darah.

BACA JUGA  Awal Juni, Ini Kinerja Sukses Tim Puma Polda NTB Ringkus Para Penjudi

“Luka yang dialami Korban yakni Memar dibagian muka akibat dipukul dengan menggunakan benda Tumpul,” ujarnya.”

Beradasarkan pengakuan terduga Pelaku bahwa pada saat mereka sedang minum minuman keras dirumah terduga pelaku bersama beberapa orang lainnya, sempat terjadi percekcokan bahkan korban sempat mencekek leher terduga pelaku.

Diduga pembunuhan tersebut dilakukan oleh terduga pelaku dilatar belakangi adaya masalah Pribadi antara Koban dan terduga Pelaku,” pungkasnya. (R_Sa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.