Sempat Tegang, Verifikasi dan Validasi BLT Dana Desa Ketangga Jeraeng Berakhir Lancar

191

Ketangga Jeraeng, LOMBOKim.com – Musyawarah Desa (Musdes) terkait verifikasi dan validasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa ketangga Jeraeng sempat diwarnai dengan ketegangan. Hal ini bermula ketika masing-masing Kepala Wilayah ngotot ingin memasukkan nama warganya dengan jumlah maksimal di Data Penerima BLT Dana Desa, sehingga Musdes sempat berjalan tidak terarah. Sedang kuota yang ada masih belum bisa mengcover jumlah Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa ketangga Jeraeng.

Muhammad Zaini selaku Kepalad Desa Ketangga Jeraeng mengatakan jumlah KK yang ada di Desa ketangga Jeraeng sebanyak 840 KK. Sedangkan akumulasi Bantuan Sosial baik PKH, BPNT, BLT Pusat, JPS Gemilang, dan BLT Dana Desa, sebanyak 559 KK sehingga tersisa 281 KK yang tidak menerima Bantuan Sosial.

BACA JUGA  Penerimaan BLT Desa Di Perpanjang Sampe Bulan September, Ini Penjelasannya

“Penerima BLT Dana Desa harus diseleksi dengan ketat,” serunya, Kamis (23/04/2020).

Zaini juga mengingatkan kepada Kepala wilayah agar tidak mengedepankan ego dalam pengusulan nama. “Mohon dalam pengusulan nama untuk BLT Dana Desa jangan mengedepankan ego, silahkan yang diusulkan warga yang memang berhak mendapatkan bantuan,” tegasnya dalam rapat.

Sekertaris Karang Taruna Izhar Ependi sempat mempertanyakan Musdes yang dilakukan mendadak sehingga terjadi miss komunikasi antara Karang Taruna dan Pemdes.

“Kami dari Karang Taruna kenapa tidak mengetahui hari ini batas data penerima BLT Dana Desa dikirim, dan mau tidak mau verifikasi dan validasi data dilakukan sekarang. Yang kami tau hari ini hanya pengarahan untuk pendataan,” tanyanya.

“Kami sendiri didesak harus mengirim data penerima BLT Dana Desa oleh Kabupaten hari ini. Sebenarnya kami ingin menunggu kuota untuk bantuan dari kabupaten, agar semua masyarakat Desa ketangga Jeraeng mendapatkan Bantuan, tapi sampai saat ini belum ada pemberitahuan,” jawab Zaini.

BACA JUGA  Wagub NTB : Program Kerja Disnaker Diharapkan Terintegrasi Posyandu

Musdes ini sendiri berakhir dengan lancar setelah diskusi yang alot dan banyak memakan waktu antara Pemdes, Badan Pemusyawaran Desa, dan Karang Taruna.

Sunardi selaku Ketua Karang Taruna berharap Bantuan Sosial dari pemerintah dapat tepat sasaran. “Dalam kondisi perekonomian yang bergejolak akibat pandemi Covid-19. Masyarakat benar-benar butuh bantun baik bersifat moril maupun materil,” tutup Sunardi dengan penuh harap. (Izhar Ependi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.