Sekdes Ketangga Jeraeng Dicurigai Dapatkan Bansos

1.030

Ketangga Jeraeng, LOMBOKim – Sekertaris Desa (Sekdes) desa Ketanggga Jeraeng dicurigai mendapatkan dana bantuan sosial dari program Kementerian Sosial (Kemensos). Kecurigaan itu bermula dari pertemuan dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Keruak Lombok Timur NTB, Rabu (8/04/2020).

Selain itu salah satu kepala dusun di desa Ketangga Jeraeng menghawatirkan informasi terkait Sekdes yang mendapatkan bantuan tersebut.Kehawatiran tersebut disebabkan karena banyaknya keluhan masyarakat terkait Bansos yang tidak tepat sasaran.

Artinya masih banyak masyarakat yang lebih membutuhkan dibandingkan Sekdes. Untuk mengetahui kebenaran ini tim lombokim.com mencari data terkait kebenaran informasi tersebut, berupa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tim-pun diberikan data. Namun demikian, data  tersebut cukup memusingkan.

Pasalnya, tidak ada tahun atau batas waktu terkait yang menjelaskan kapan data itu dan juga  penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang, namun demikian ada beberapa poin di data tersebut yang menunjukkan bahwa memang ada nama Sekdes disana beserta nomor ID DTKSnya.  

Sebagaimana Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat disimpulkan bahwa DTKS adalah data yang digunakan sebagai dasar acuan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Sekdes Ketangga  Jeraeng, Lalu Imran terkait Informasi ini  belum bisa dihubungi. Sementara itu Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Saepudin Zuhri, S.Ag, M.Pd,I mengatakan desa harus memperbaiki DTKS  dan merevisi sesuai mekanisme atau aturan yang berlaku.

“Kalau desa tidak mengindahkan maka harus dilaporakan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),” kata Saepudin Zuhri di Kantornya, Kamis (9/04/2020).

Sebelumnya, keluhan terkait kesenjangan penerima bantuan antara warga yang tergolong sejahtera dan pra sejahtera pernah dijelaskan secara rinci  oleh Ilham Hamdi Pendamping PKH Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Pihaknya menceritakan apa yang menyebabkan bantuan sosial banyak yang tidak tepat sasaran. “Masyarakat menengah keatas bisa mendapatkan bantuan PKH karena mereka terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). DTKS ini yang menjadi kunci untuk mendapatkan bantuan sosial salah satunya PKH dari Kemensos. Semiskin-miskinnya orang kalau tidak terdaftar dalam DTKS tidak mungkin mereka akan mendapatkan bantuan dalam jenis apapun dari pemerintah,” tuturnya. Selasa (7/2).

Ilhampun memperlihatkan surat edaran tersebut. Secara umum surat edaran Sekda Lotim untuk Camat Se – Kab. Lotim berbunyi :

  • Membuat perubahan dan penetapan DTKS, 4 (empat) kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
  • Menggunakan aplikasi SIKS Versi terbaru dalam melakukan verifikasi, dan validasi (perbaikan, pengusulan, dan penonaktipan) harus melalui mekanisme MUSDES/MUKEL, dan hasilnya wajib diupload dalam aplikasi tersebut.
  • Kepada pihak Kecamatan/Kelurahan/Desa agar pro aktif dalam melakukan verifikasi dan validasi DTKS, hal ini dikarenakan untuk program-program bantuan baik yang bersumber dari Kemensos maupun pemerintah daerah acuannya adalah data tersebut.

“Namun, karena banyak Pemdes yang tidak mengindahkan surat edaran tersebut membuat banyak bantuan sosial yang salah sasaran. Ujung-ujungnya yang disalahkan adalah pendamping PKH dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang ada dilapangan,” tambahnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat berperan aktif dengan malakukan kontrol sosial. “Masyarakat awasi program yang ada. Kritik Pemdes yang tidak mau melakukan pembaruan DTKS. Tanpa ada peran dari masyarakat program ini tidak akan berjalan dengan sempurna,” tutupnya

Mendengar informasi terkait, sesungguhnya permasalahan data seperti ini bukan hanya terjadi di Desa Ketangga Jeraeng, sehingga Forum Alumni & Mahasiswa Unram Kecamatan Keruak & Forum Ahad Artikel menginisiasi, mendorong, dan mengajak untuk melakukan sebuah gerakan dengan tujuan tergambar dalam #BantuKemensosRI #JujurForDTKS #PenguatankapasitasKIM, #SuaraPemuda&Mahasiswa dan lain-lain dengan pola konsorsium bersama LOMBOKim.com demi memperjuangkan warga yang memang memiliki hak terkait Pun membantu berbagai amanah dari Program Kemensos RI (Iz/lh/Tim).

Comments are closed.