Sajak Indah Rinjani Muda BEM UGR, jadi Penasaran Siapa Adminnya?

68

Suralaga, LOMBOKim – Lebih sekitar satu jam kepo soal postingan-postingan facebook Rinjani Muda. Satu demi satu rangkaian kata di status facebook Rinjani Muda itu kemudian terbaca.

Sungguh indah dan memotivasi, apalagi sangkaku, pasti coretan ini berasal dari mahasiswa, bersama kebersihan dan kejernihan idenya yang masih jauh dari kepentingan.

Ibarat kopi, tulisannya terasa asli racikan ibu untuk ayah sahaja, nikmat karena cinta atau tanpa racikan bahan-bahan lain, sebut saja partai, bendera, jabatan dan lainnya. Ya.Tulisan itu tertuang dan terasa nikmat karena cinta.

Diantara tulisan yang menggugah itu adalah soal warna. Almater. Biru.

Berikut bunyinya ;

“WARNA BIRU SEBAGAI PENEDUH”

Nafas perjuangan masih panjang nak, jutaan ilmu masih menunggu untuk dipelajari, setiap tempat merindu untuk ditapaki, berdirilah atas nama kemanusiaan, jangan terbuai dengan cahaya yang disuguhkan mentari ketika pagi, karna semuanya akan usai ketika malam menyelimuti,

Buat dirimu bebas nak, namun tetap dalam jalur konstitusi sebagai bukti baktimu pada bumi pertiwi, karna kau keajaiban yang dibesarkan Alam, yang dirawat Oleh petani dan buruh negeri ini, makananmu wawasan, dan teman bermainmu adalah problematika kehidupan,

Tentu bukan hanya itu. Ada juga. Masih soal biru

BACA JUGA  SMK Gunung Rinjani Goes To Parlemen, Ini Kata Ketua DPRD

“PEJUANG AYU DENGAN BALUTAN WARNA BIRU”

Perempuan perempuan kuat dengan almamater biru meramaikan jalan jalan kota hari ini,
Menimang kardus bekas, mencurahkan senyum keramahan, pada setiap pengendara yang melintas,

Mereka bukan pengamen, bukan juga polisi yang menjaga keamanan lalu lintas, Melainkan mereka adalah perempuan perempuan hebat yang mencoba berjuang untuk kemanusiaan, untuk kemaslahatan, dan untuk cinta terhadap sesama.

Kusebut mereka pejuang ayu, yang lebih memilih menjadi Garda terdepan dalam misi kemanusiaan, yang lebih memilih kepanasan daripada stagnan dirumah tanpa kerjaan, yang lebih memilih menggunakan almamater daripada daster, merekalah Perempuan hebat dari kaki Rinjani. Hari ini mereka pastikan setiap butiran keringat yang jatuh, itu bermanfaat untuk orang lain.

Jika mengambil bahasa ala milenial, “So Sweet” banget kan?.
Nah. Semoga di kesempatan nulis selanjutnya, soal siapa dia bisa terdeteksi secepatnya. Jangan lupa berdo’a untuknya, semoga kelak Dia,dkk bisa menjadi orang besar yang berkah sesuai dengan cita-cita pembawa agama-Nya sesuai kemampuan, minat, bakat, potensi, yang diberikan oleh pencipta langit biru. Amin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.