Polda NTB Jalani Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Oprasi Gatarin 2020

116

Mataram, LOMBOKim.com. Polda NTB lakukan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Gatarin 2020 dengan Pemimpin Apel Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad IQbal S.I.K, M.Si,  Bertempat dilapangan Gajah Mada pada Kamis, (23/07).

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Gatarin 2020 dalam rangka cipta kondisi Kamtibcarlantas Paska Idul Fitri 1441 H ditangah merebaknya Covid-19 Pada Masa New Normal.

Turut dihadiri Wakapolda, Danrem 162/WB, Irwada Polda NTB, PJU Polda NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Dandenpom Mataram, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Ketua Pengadilan Negeri Mataram, Kepala Dishubkominfo Prov NTB, Kapala Dikkes NTB, Kepala Bappeda NTB, Kepala Kesbangpoldagri NTB, Kepala PT Jasa Raharja NTB, Kepala PT BRI cab. Mataram, PJU, Kapolresta Mataram, serta Personel yang terlibat.

BACA JUGA  Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin Sasak Baku Digelar, Bunda Niken Berikan Apresiasi Kepada Para Perias
Pelaksanaan Apel gelar pasukan, dihadiri TNI dan petinggi NTB

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Gatarin 2020 ditandai dengan penyamatan Pita dimulainya Operasi yang berlangsung selama 14 hari terhitung mulai dari tanggal 23 Juli s/d 5 Agustus 2020

Dalam sambutannya Kapolda NTB mengatakan “Permasalahan dibidang Lalu Lintas berkembang cepat dan dinamis yang belakangan diberangi dengan covid-19 tentunya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang ada di Prov-NTB, mobilisasi orang dan barang perlu didisiplinkan sesuai Protokol Civid-19 dengan baik sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ungkapnya

Lanjutnya, jumlah kecelakaan Lalu Lintas pada Opersi Patuh tahun 2019 sebanyak 33 kejadian dan mengalami penurunan 8 kejadian atau 20 persen dibandingkan dengan priode yang sama tahun 2018 sebanyak 41 kejadian jumlah korban meninggal tahun 2019 sebanyak 7 orang mengalami penurunan sebanyak 15 orang atau 68 persen dibandingkan dengan tahun 2018 sebanyak 22 orang.

“Jumlah korban Luka berat 2019 sebanyak 8 orang mengalami penurunan sebanyak 3 orang atau 27 persen dibandingkan dengan periode 2018 sebanyak 11 orang,” Tegasnya

Dikatakannya, Jumlah pelanggaran operasi patuh 2019 sebanyak 15.750 pelanggar mengalami penurunan 5.100 pelanggaran atau 24 persen, dibanding dengan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 20.850 pelanggaran.

“Jumlah teguran Operasi patuh 2019 sebanyak 4.556 mengalami peningkatan sebanyak 121 pelanggara atau 3 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 4.435 pelanggaran,” jelasnya

BACA JUGA  Karang Taruna Suradadi Bersama HIPO Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

Kemudian Secara umum bahwa pelanggaran didominasi karena tidak menggunakan helm, sabuk keselamatan dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Bahwa dengan adanya Operasi Patuh ini agar dikedepankan tindakan preventif melalui edukasi baik dengan cara konfensional maupun tekhnologi informasi yang bisa diterima oleh masyarakat dan mampu mengubah perilaku terkait protokol kesehatan dimasa adaptasi kebiasaan baru

Diakhir sambutan Kapolda NTB menekankan agar Berdoa seblum melaksanakan tugas, Utamakan faktor keamanan dan keselamatan serta tetap mempedomani protokol kesehatan dalam situasi New Normal, Hindari tindakan kontra produktif, Lakukan tugas Operasi patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat. (R_Sa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.