Petani Tembakau, Petani Paling Capek Diantara Semua Petani

473

LOMBOKim.com  – Tembaku dikutip dari Wikipedia adalah hasil bumi yang diproses dari daun tanaman yang juga dinamai sama. Tanaman tembakau terutama adalah Nicotiana tabacum dan Nicotiana rustica, meskipun beberapa anggota Nicotiana lainnya juga dipakai dalam tingkat sangat terbatas.

Tembakau adalah produk pertanian semusim yang bukan termasuk komoditas pangan, melainkan komoditas perkebunan. Produk ini dikonsumsi bukan untuk makanan tetapi sebagai pengisi waktu luang atau “hiburan”, yaitu sebagai bahan baku rokok dan cerutu. Tembakau juga dapat dikunyah. Kandungan metabolit sekunder yang kaya juga membuatnya bermanfaat sebagai pestisida dan bahan baku obat.

Itu pengertian tembakau secara ilmiah, kalau mau lengkapnya bisa dicari sendiri ya! Hehe.

Untuk saat ini saya tidak akan membahas terkait itu namun yang akan saya bahas adalah proses dari penanaman sampe panen tembakau yang sangat ribet sehingga saya berani mengatakan petani tembakau adalah petani yang paling capek diantara semua petani.

Saya ceritakan ini berdasarkan pengalaman saya sendiri selaku petani tembakau yang sudah berpuluh-puluh tahun bergelut dibidang ini, sehingga banyak tau lah tentang tanaman ini.

Oke saya mulai jelaskan proses dari penanaman sampe panen tembakau.

1. Penyemaian

Untuk penyemaian dibutuhkan waktu sekitar satu bulan dengan tetap disiram setiap pagi dan sore. Jika tembakau sudah agak besar daunnya, perlu digunting agar batang tembakau lebih kuat ketika ditanam.

2. Persiapan tempat penanaman

Untuk olah lahan tanah, bisa menggunakan jerami atau bisa dengan digemburkan menggunakan traktor. Untuk yang menggunakan jerami, sangat perlu untuk dibuatkan tempat mengalirnya air, gunanya ketika hujan air tidak menggenang dan membuat akat tembakau membusuk karena tembakau tidak bisa terlu banyak air atau kekurangan air, harus pas-pas oke.

3. Penaman tembakau

Setelah lahan untuk penaman siap baru tembakau yang sudah disemai dipindahkan untuk ditanam.

4. Pembersihan rumput liar

Untuk yang digemburkan cara membersihkan rumput liar dengan menggunakan cangkul, sedangkan yang menggunakan jerami menggunakan sabit.

5. Pemberian pupuk

Setelah tembakau sudah hidup maka langsung diberikan pupuk yaitu dengan menyiram batang tembakau satu persatu selama empat kali dengan jarak satu minggu.

6. Pemangkasan tunas

Pangkas tunas ketiak daun serta bunga tiap 3 hari sekali. Pangkas pucuk tumbuhan dikala bunga mekar dengan 3- 4 lembar daun di dasar bunga.

7. Pemanenan tembakau

Untuk pemanenan biasanya maksimal sampe delapan kali dengan jarak satu minggu dengan cara diambil daun yang sudah tua.

8. Pengopenan

Setelah daun dipanen maka harus dikeringkan dengan menggunakan open. Bukan open yang dipeke buat masak ya! Ini open tembakau yang berukuran besar seperti rumah. Sebelum dimasukkan ke open tembakau perlu diikat agar mudah dimasukkan.

9. Melepas ikatan tembakau dan memasukkan ke alat press

Setelah tembakau kering maka ikatan tembakau dibuka dan dimasukkan kembali ke alat press untuk pemadatan.

10. Tembakau dikirim ke gudang

Setelah tembakau dipress dengan rapi, maka tembakau siap dikirim ke gudang untuk dijual. Untuk diterima di gudang bukan perkara mudah, perlu mengantri berjam-jam bahkan kalau lagi reme bisa berhari-hari dan setelah mendapatkan giliran perlu dicek kembali kalau sesuai dengan kualitas baru dibayar. Kalau tidak tembakau akan dikembalikan. Sadiskan!!!

11. Pencabutan batang

Nah untuk yang terakhir tembakau yang sudah habis dipenen batangnya langsung dicabut. Ini yang saya tidak habis pikir setelah ditanam dicabut lagi hehe. Untuk mencabut batang tembakau bukan perkara mudah dibutuhkan tenaga seperti Samson lah karena saking lumayan capek dicabut.

Itulah bagaimana ribet dan capeknya proses penanam sampe panen, menurut pengalan saya sendiri yang menjadi petani tembakau. Itu mengapa saya mengatan petani tembakau merupakan petani yang paling capet versi saya oke. Ingat! Versi saya hehe. (Izhar Ependi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.