Pembatasan Sosial, Isolasi dan Karantina. Bedanya Apa Sih?

301

LOMBOKim.com – Semenjak viralnya kasus covid-19 alias corona di Indonesia, banyak istilah-istilah bermunculan. Pembatasan Sosial, isolasi dan karantina mungkin menjadi istilah yang paling sering kita dengar. Hampir semua orang menggunakan istilah ini untuk mengungkapkan kewaspadaan mereka terhadap corona. Sebenarnya kita sudah paham nggak sih apa perbedaan ketiganya?

  1. Pembatasan Sosial
    Di tengah wabah seperti saat ini, aksi pembatasan sosial menjadi hal yang harus dilakukan oleh semua orang kalau tidak ingin ‘terciduk’ Corona. Tapi kalau punya kekuatan super ya sepertinya pembatasan sosial ini diabaikan saja. Langkah-langkah untuk menjalankan pembatasan sosial ini juga cukup ribet. Menghindari berjabat tangan, kerumunan, menjaga jarak dengan orang lain dan yang paling penting adalah tetap di rumah alias jangan kemana-mana kalau tidak penting. Singkatnya, pembatasan sosial ini dilakukan sebagai langkah utama agar tidak terkena virus.
  2. Isolasi
    Isolasi bisa dibilang tingkatannya lebih tinggi dibandingkan dengan pembatasan sosial alias lebih ketat lagi. Isolasi dilakukan untuk orang-orang yang didiagnosis covid-19 atau positif terjangkit corona. Tentunya ini dilakukan untuk menjauhkan orang tersebut dari orang yang sehat guna menghentikan penyebaran virus. Sederhananya, isolasi ini diperuntukkan bagi orang-orang yang sudah positif ya.
  3. Karantina
    Istilah karantina juga sudah menjadi istilah yang tidak asing lagi. Karantina berarti menetapkan suatu tempat untuk kelompok dan masyarakat guna memisahkan dan membatasi pergerakan orang yang dikhawatirkan terjangkit virus dan untuk melihat apakah kemudian mereka menjadi sakit atau tidak. Nah, biasanya karantina ini dilakukan untuk orang-orang yang pernah melakukan perjalanan ke daerah yang terpapar covid-19. Artinya mereka ditempatkan di tempat tertentu untuk dipantau apakah mereka sakit atau tidak.
BACA JUGA  Peringati Hari Bhayangkara Ke-74, Polda NTB Ikuti Gelaran Upacara Pembinaan Tradisi Polri Berbasis Virtual

Ketiga istilah tersebut tujuannya sama ya, tidak lain adalah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Baik untuk orang yang masih sehat, yang dalam pengawasan atau yang sudah positif terpapar. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. (Yunita)

Leave A Reply

Your email address will not be published.