Pelaku Cabul Ke Bule Meksiko Ini Akhirnya Ditangkap

110

SELONG, LOMBOKim – Perlakuan cabul yang berlangsung pada Jumat (13/3) lalu, yang dilakukan dua orang pemandu wisata kepada wisatawan mancanegara di salah satu hotel di Lombok akhirnya ditangkap. Penangkapan terhadap 2 pelaku tersebut dilakukan di salah satu penginapan.

Pelaku ditangkap pada pukul 19.00 Wita malam tanpa perlawanan di salah satu tempat penginapan. Mereka adalah Saepudin dan Junaidi, keduanya sudah diamankan di Mapolres Lombok Timur

Kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Lombok Timur dengan barang bukti 1 buah sprei dan 1 buah rok panjang warna ungu milik korban. “Pelaku diganjar pasal 285 KUHP jo pasal 286 KUHP. Saat ini juga pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Lotim guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut,” terang Kapolres Lombok Timur kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).

BACA JUGA  Sigap, Pemdes Ketangga Jeraeng Buat Portal untuk Razia Masker

Mereka memperkosa Seorang warga negara asing (WNA) yang berasal dari Meksiko dengan inisial S (37). Korban diperkosa secara bergilir oleh dua orang pemuda di salah satu hotel di Lombok Timur, NTB. Aksi bejat itu diterangkan terjadi ketika korban dan kedua pelaku berpesta miras di hotel tempat korban menginap.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio, mengatakan penangkapan terhadap kedua pelaku setelah dilakukan pengembangan laporan yang disampaikan oleh korban.

Modus kedua pelaku dalam menjalankan aksinya dengan cara meminum minuman keras dengan korban. Setelah selesai minum, pelaku Junaidi, kemudian membawa masuk korban ke dalam kamar hotel dalam keadaan mabuk berat. Di situ kemudian pelaku memperkosa korban. Usai Junaidi memperkosa korban, ganti Saepudin masuk ke kamar hotel. Dia juga memperkosa korban.

BACA JUGA  Ternyata Desa Wisata NTB Bisa Dikembangkan Dengan Baik Melalui Porkdarwis

“Pelaku Saepudin masuk ke dalam kamar hotel korban dengan cara membuka pintu dan langsung tidur serta memeluk pelapor, tidak lama kemudian pelapor tersadar dan mendorong pelaku untuk keluar dari kamar tersebut. Kedua Pelaku melakukan aksinya dengan cara bergiliran,” jelas Tunggul.

Berita terkait peristiwa ini sudah diberitakan di media nasional seperti detik.com, inews.com dll. Semoga perlakuan terhadap tamu asing ini terulang kembali. Kasian Lombok dan pemandu wisata lainnya yang bisa dipastikan merusak Lombok sebagai tempat wisata yang aman (KIM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.