Peduli! Pemuda Desa Peneda Gandor Membuat Stand Makanan Gratis untuk Berbuka Puasa

244

Peneda Gandor, LOMBOKim.com – Dibulan suci Ramadhan yang pernuh berkah ini, tidak sedikit orang memiliki keinginan berbagi dengan rasa sukur dan ikhlas, tak terhalang oleh pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia .

Begitupun pemuda Desa Peneda Gandor Kecamatan Labuan Haji Kabupaten Lombok Timur yang memberikan inspirasi berbagi dibulan yang pernuh berkah ini.

Dengan konsep  dalam bahasa Sasak “sai-sai kenggo mbait, sai-sai kanggo nolok”. Artinya siapa-siapa boleh ambil, siapa-siapa boleh menaruh. Konsep ini sungguh menarik untuk menumbuhkan jiwa gotong royong dikalangan masyarakat. Dengan konsep ini masyarakat tidak perlu khawatir kemana bantuan mereka diberikan karena dapat dilihat langsung dan dirasakan oleh masyarakat disekitarnya.

Sofian Iqbal sebagai penggagas kegiatan ini memiliki keinginan untuk menumbuhkan sikap berbagi dibulan suci Ramadhan karena memiliki bebagai keutamaan.

“Berbagai dibulan suci Ramadhan tentu akan meraih keutamaan orang yang beriman terlebih memberi makan orang yang berpuasa,” sambil menunjukkan stan tempat menaruh makanan yang sudah mulai dipadati warga kepada LOMBOKim.com, Sabtu (16/05/2020).

Kerumunan warga yang ingin mengambil makanan untuk buka puasa

Ia juga membacakan salah satu hadis keutamaan memberi makan orang yang berpuasa. Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, Ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

“Kami menerima jasa jemput makanan bagi yang hendak menaruh di stand kami untuk di ambil orang yang mau mengambil makan sekitaran penede gandor atau kecamatan labuhan haji dapat berupa takjil untuk berbuka puasa,” ujar Sofian.

Kegiatan ini pun disambut dengan antusis oleh warga. Salah satu warga Desa Penda Gandor Nenek Hirjan yang ikut mengambil makanan bahkan sangat bersukur dengan kegiatan yang dilakukan oleh Pemuda Desa Penda Gandor.

“Terimakasih untuk cucu-cucu yang telah melaksanakan kegiatan ini. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian,” ucap Nenek Hijrin sambil berlalu meninggalkan kerumunan warga yang sedang mengambil makanan. (Izhar Ependi)

Comments are closed.