Panduan Sukses Pura-pura Miskin supaya Dapat Bansos

276

LOMBOKim.com – Saya bersyukur menjadi orang Indonesia. Selain karena pulaunya indah, Indonesia juga punya karakter warga yang lucu-lucu. Gemesin pokoknya!!!

Momen pembagian sembako bisa jadi momen terlucu bagi saya. Momen ini biasa saya tunggu-tunggu karena saking banyaknya hal yang membuat saya pribadi geliiii. Misalnya nih ya, ada beberapa warga yang sudah punya rumah mewah, punya mobil, bahkan hamparan sawahnya seluas mata memandang, tapi ternyata masih saja ngotot pengen dapat bantuan gratis dari pemerintah.

Tapi yang paling menggelitik dari momen itu, ketika horang-horang kaya ini setelah dapat bantuan sosial langsung bikin caption di medsos. “Alhamdulillah ya, rejeki orang solehah, rejeki emang udah ada yang atur.” Seketika Orang-orang beneran misquen pun cuma melongo gak kebagian, ibarat nangis tak berdarah.

Saya pribadi, pernah mengalami ketika menjadi mahasiswa. Banyak kawan-kawan saya terpilih mendapat beasiswa Bidikmisi padahal mereka horang kaya. Gaya nya yang glamour, motornya yang aduhai sekali pakai “sateria ep”. ditambah boncengan sama pacarnya dibelakang menghiasi pemandangan kampus dikala itu. Tapi mirisnya, kawan saya yang ala kadarnya jurstru tidak kebagian beasiswa itu. Padahal Bidikmisi memang diperuntukkan untuk dia yang susah menjalani kuliah. Jadilah ia pontang panting kerja demi untuk lanjut kuliah.

Perkara ini salah atau tidak salah, saya pribadi gak berani berkomentar macam-macam.

Saya cuma ingin berbagi hikmah atau bisa juga saya sebut sebagai panduan, tips atau kiat-kiat bagaimana supaya kita bisa lulus pura-pura miskin dan akhirnya mendapatkan bantuan. Hal ini berdasarkan beberapa pemantauan lapangan sih dan dinukil pula dari intisari kisah-kisah sukses horang-horang kaya tapi dapat bantuan.

1. Muka Tembok

Tips pertama yang mesti diperhatikan dan bisa jadi syarat utama untuk bisa lulus pura-pura miskin adalah tidak lain, muka harus setebal tembok. Itu bener-bener sahih, saya tidak becanda, jangan ketawa!!! Muka tembok adalah keharusan karena untuk mengambil jatah orang miskin beneran, diperlukan muka yang memang setebal tembok untuk menahan malu.

2. Pakai Orang Dalam

Orang dalam dipercaya adalah jalur stategis untuk memuluskan supaya kita terdata sebagai penerima bantuan. Berbagai research pun membuktikan demikan. Pemakaian orang dalam begitu efektif untuk memuluskan semua persoalan terutama perkara birokrasi dipemerintahan. Tapi konon, orang dalam hanya tidak berfungsi untuk memuluskan kita masuk ke surga. Saya dengar sih begitu.

3. Cuekk dengan Sekitar

Setelah tips pertama dan kedua berhasil kita lalui. Maka tips ketiga adalah penyempurna dari keduanya. Untuk menjadi orang yang terlihat Misquuen paripurna. Sikap acuh terhadap sekitar sangatlah diperlukan. Meski banyak orang yang menganggap kita keliru, mencela, atau menganggap kita dak tahu malu, itu hanya akan jadi angin lalu karena kita memiliki kepribadian acuh yang sempurna.

4. Pandai-pandailah Berdrama

Kemampuan berdrama sangatlah diperlukan. Selain untuk memanipulasi data, juga untuk menyakinkan pihak-pihak terkait bahwa kita memang betul miskin. Untuk mendukung kemampuan ini ada baiknya rajin menonton the series drama korea full House atau The Parasite.

Itulah sedikit panduan yang saya kira akan sangat efektif bagi orang-orang yang belum lulus dianggap miskin dan belum juga menerima bantuan.

Panduan diatas tentu tidak berlaku bagi warga yang memang sudah betul-betul murni kurang mampu, tahu malu dan sungguh layak mendapatkan bantuan. (Abd Ghafur)

Comments are closed.