click for more https://fapfapfaphub.com

Pandan Dure – Joben Saksi Galau, Cerbung Pariwisata (5 dari 5)

163

(Cerbung 5 dari 5) Muncul dalam inspirasi dan lahirlah tanda tanya, mengapa Danau Cokelat itu belum terdukung inisiatif penghijauan, karena beberapa waktu lalu, kunjungan sempat gerah karena panas. Mungkin salah waktu berkunjung, terlalu siang disaat matahari menyengat. Tapi bagaimanapun juga keindahannya membuat terhibur. Walau tak seindah suasana hati karena gejolak ide yang jarang sesuai harapan.

Termasuk Pejabat pilihan Bupati sebagai pemegang kebijakan, yang masih tergantung jilatan bukan pada kompetensi, kinerja dan inovasi mereka. Akibatnya kepala sekolahku terdemo, di tuntut mundur peserta didiknya yang menjadi catatan sejarah.  Pun gejolak hati karena statusku yang belum jelas, bahwa Aku sebenarnya dilahirkan dalam keadaan bagaimana. Ayah dan keluargaku sebenarnya siapa? Ya!. Pikiranku dewasa sebelum waktunya.   

Dalam lamunan sambil menunggu Mahfudz dan pasukan mungil itu, terdengar suara motor berhenti tepat di belakangku. Sepertinya mereka tidak membunyikan motornya, tapi melaju dalam keadaan mesin mati. Mungkin saja mereka adalah kelompok trek-trekan dengan suara yang tadinya menyita perhatian.

BACA JUGA  Resensi Novel Laskar Pelangi, Kelemahan, Kelebihannya dan Unsur-unsurnya

“Gadis manis, kok sendiri sih?.

Aku diam saja. Buat apa menyahut remaja yang sok kenal sok dekat, sangat tidak produktif, pikirku dalam hati. Satu diantara mereka turun dari motor dan perlahan terasa ingin mendekat.

“Cantik, seksi gini kok cuek banget,,

Dia sudah mulai tidak sopan, dan terkesan ingin memegangku. Teman-temannya yang lain terlihat cengengesan. Aku mulai bersiap-siap, antara melawan dan berteriak. Melawan sementara mendapatkan pertolongan dan berteriak memberikan shock terapi kepada mereka. Ketika tangannya berjarak satu jengkal ke pundak.

“Kurang ajar, berani mendekat. Awas,,,,!!!

“Adoooo,,,, emang kamu siapa?.

Satu temannya lagi turun, sambil berkata dan memaki lebih pedas.

 “Eee,,,,!!!.

Cewek genit dan nakal maraq kamu, siapa yang mau tolong. Kamu sedang mencari yang membeli kamu kan?

“Udah layani saja kami semua,” teriaknya temannya yang lain. Bau minuman keras menyeruak dari mulut mereka.

Jawaban itu membuat hati ini panas. Disaat Aku ingin mengubah diri, muncul sebuah ujian. Bahkan hinaan. Aku sudah tidak konsentrasi. Ingin rasanya langsung menerkam mereka. Tapi bela diri yang kumiliki tidak mengizinkan menyerang lebih dulu. Ilmu Kalaupun terpaksa menyerang harus memiliki strategi mematahkan musuh dan dilakukan apabila dalam ketika pertarungan sudah berlangsung.

Aku diam dalam siaga. Ketika diam dan posisi siap itu, sepertinya mereka semakin ingin bertindak kurang ajar. Para pengunjung Danau Cokelat sudah tidak mereka hiraukan lagi. Mungkin juga pengaruh pesta minuman keras yang terkesan baru saja mereka lakukan. Bau mulutnya ikut membuat pusing. Aku menerka mereka memang sedang berniat tidak baik.

BACA JUGA  Pengembaraan Panas, Cerbung (2)

“Dbarr…..!!!”

Satu diantara temannya terpelanting jatuh setelah mencoba ingin memelukkan. Aku terlalu keras mendorongnya, ditambah posisinya yang sedang mabuk. Menyadari itu Aku tidak langsung menghujamnya, karena ingat ada temannya yang lain, yang bisa saja menyerang.

Memang benar. Kini mereka semua sudah turun dari sepeda motor masing-masing.

“Genk,,,Siapkan motor, kamu diam disana. Kita geret anak ini. Barehte bareng-bareng,”…………….” leq gawah benes, hahaha, tawa mereka semakin membuatku hilang kendali. Apalagi mendengar kalimat yang berarti ingin memperkosa ramai-ramai.

Temannya yang tadi jatuh kena dorongan pertama, berdiri dan langsung menerjang, membuat tepisan langsung pukul yang di ajarkan Mata Pisau sangat berguna disaat itu. Tangannya yang hendak memukul berhasil kutangkap, Tanpa pikir panjang, kutarik keras tangan nakjis itu dan memutarnya kembali sambil mendorong sampai jatuh kearah gerombolan tengik itu.

(Bagian ini Selesai. Akan dilanjutkan ke sub tema terkait)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Look At This teluguhotsexstories.me