Mucikari Online dari Jonggat Ditangkap Di Hotel Praya

130

LOMBOK TENGAH, LOMBOKim – Pelaku Mucikari Online dari Jonggat tertangkap di Hotel. Anggota Satreskrim Polres Lombok Tengah menangkapnya pada Selasa (24/3) sekitar pukul 20.00 wita.

Polres Loteng berhasil mengamankan dua orang pelaku Mucikari prostitusi Online dengan inisial HR (40) seorang perempuan warga Kelurahan Praya, Kecamatan Praya dan inisial AK (35) Laki-laki warga Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan dua orang yang menjadi mucikari tersebut.

BACA JUGA  Bupati Pesan BPPD Lotim Banyak Bersendagurau dengan Pokdarwis

“Pelaku ditangkap setelah selesai melakukan transaksi dengan pelanggannya,” ujar AKP Priyo, Kamis (26/3) sebagaimana berita di Kiknews.

Penangkapan terhadap pelaku itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat, dimana di salah satu Hotel di Kota Praya akan ada transaksi pembayaran antara mucikari dengan pelanggan yang akan meminta seorang wanita bernama Bunga (nama samaran) untuk di temani di Hotel tersebut. Kemudian anggota langsung melakukan penggrebekan dan berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti berupa uang.

“Para pelaku dan barang bukti berupa uang Rp 1500 ribu serta korban sudah diamankan di Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

“Barang bukti dari pelaku HR Rp 900 ribu dan barang bukti dari pelaku AK Rp 600 ribu,” ujarnya.

BACA JUGA  Lockdown dan Karantina, Menguntungkan Atau Merugikan Ekonomi Daerah

Dikatakan, Kedua pelaku itu ditangkap ditempat berbeda, dimana Pelaku HR ditangkap di depan Lapangan Umum Bundar Praya setelah selesai melakukan transaksi dengan pelanggannya. Sedangkan pelaku AK digerebek dan ditangkap di Hotel tersebut, saat mengantarkan korban kepada pelanggannya.

“Pelaku mengambil keuntungan dari korban Rp 200 ribu,” pungkasnya. Informasi selengkapnya bisa dibaca di Kiknews dan media online lain yang memberitakannya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.