Proses Rekrutmen Praja IPDN Dapatkan Apresiasi Mendagri

95

Jatinagor, LOMBOKim.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan apresiasi atas proses rekrutmen praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXI yang berlangsung secara terbuka, transparan dan adil.

“Melihat dari komposisi yang diterima, banyak juga dari kalangan masyarakat biasa, putra/putri warga negara biasa. Itu salah satu indikator, sebagaimana yang kita harapkan bahwa proses rekrutmen yang sudah berlangsung kemarin, Insya Allah berlangsung cukup baik, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim,” ujarnya.

Menurut Mendagri, proses rekrutmen yang baik sangat penting dalam membangun pondasi yang kokoh bagi institusi untuk menghasilkan lulusan-lulusan terbaik. Hal tersebut disampaikan Mendagri pada saat menyampaikan Kuliah Umum kepada Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat Sabtu (7/11/2020).

BACA JUGA  Di Tengah Covid-19, Gerakan Karang Taruna Bersama Pemdes Ketangga Jeraeng Tetap Eksis

“Jadi merekrut orang-orang yang salah itu sudah membuat pondasi akan gagalnya 60% organisasi, lalu melalui rekrutmen yang benar itu juga akan menyumbang 60% keberhasilan misi organisasi berdasarkan kajian,” jelasnya.

Mendagri menambahkan, rangkaian tes dalam rangka seleksi penerimaan praja IPDN yang dilewati oleh para calon praja sudah cukup panjang, mulai dari tes kesehatan jasmani, psikologi, akademik dan lain-lain. Disamping itu, proses seleksi juga mengikutsertakan pihak-pihak eksternal, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman untuk mengawal proses rekrutmen, dengan harapan calon praja yang terpilih adalah yang terbaik.

“Saya berharap yang terpilih ini betul-betul orang yang baik, betul-betul mereka adalah the best among the best bukan the best among the worst. Yang terbaik dari yang terbaik, bukan yang terbaik dari yang terburuk,” tandasnya.

BACA JUGA  Daftar Pemilih Di Lombok Timur Hampir 1 Juta

Mendagri berharap seluruh praja, terutama muda praja IPDN, yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia dapat menggunakan kesempatan mengikuti pendidikan di IPDN sebagai wadah untuk membuka wawasan seluas-luasnya dan membentuk cara berfikir yang lebih baik.

“Nah berkat Tuhan ini jangan disia-siakan dengan membuat pelanggaran. Ikuti semua aturan, isi sepenuhnya pikiran, dan pengetahuan adik-adik mumpung berada di tempat ini yang tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bisa duduk di sini,” pungkasnya. (Humas/Yunita)

Leave A Reply

Your email address will not be published.