Masyarakat NTB Kembali Kecewa, SKB Diperbolehkannya Shalat Idul Fitri Dicabut

317

Mataram, LOMBOKim.com – Dalam rapat koordinasi terkait pelaksanaan Shalat Idul Fitri Gubernur NTB berserta jajarannya, Selas (19/05/2020) Pemprov NTB mencabut SKB (Surat Keputusan Bersama) tentang diperbolehkannya Shalat Idul Fitri di daerah-daerah yang dinyatakan terkendali dan bebas penularan Covid-19.

Namun, hasil Laporan Tim Ahli dari Gabungan Profesi Kesehatan se NTB yang disampikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyatakan bahwa NTB masih dalam masa penularan Covid-19 dan belum dinyatakan sebagai daerah terkendali penyebarannya apalagi bebas Covid-19.

Oleh karenanya, setelah mendengan masukan dari Tim Ahli Kesehatan, Ketua DPRD NTB, Kapolda, Kabinda, Danrem, Ketua MUI, dan Kementerian Agama Kanwil NTB, Gubernur NTB mengeluarkan keputusan baru dan menyesuaikan dengan kondisi terkini penanganan Covid-19.

BACA JUGA  Rencana Bang Zul Ke Sudan, Bangkitkan Semangat

“Kami menghimbau dengan sangat kepada masyarakat NTB untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumah saja. Begitu pula, kami minta mall, toko pakaian dan pusat keramaian lainnya untuk secepatnya ditutup,” Kata Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat rapat koordinasi terkait Shalat Idul Fitri di Ruang Utama, Kantor Gubernur NTB.

Jangan sampai, ada kesan imbauan tersebut hanya pada tempat ibadah saja. Padahal, semua tempat yang memungkinkan adanya kerumunan seharunya tidak boleh dibuka lanjut Gubernur.

Gubernur mengerti akan kerinduan masyarakat untuk Shalat Jumat dan Shalat Idul Fitri di masjid lebih-lebih Shalat Idul Fitri yang dilaksanakan sekali dalam setahun. Namun, menurutnya Covid-19 telah melahirkan kendala dan membatasi banyak pihak.

Kendala ini bukan hanya dirasakan oleh warga NTB namun semua daerah. “Tapi ini kendala diseluruh daerah. Oleh karena itu, kami minta kepada seluruh kabupaten kota untuk menghimbau seluruh masyarakat untuk Shalat Idul Fitri di rumah,” ujarnya.

BACA JUGA  Kampung Sehat, Warga Taman Indah Semakin Produktif Dimasa Pandemi

Menanggapi hal ini tokoh pemuda Desa Ketangga Jeraeng Zulfahri, S.H merasa kecewa dengan dicabutnya SKB tersebut.

“Sebenarnya agak kecewa dengan keputusan Bapak Gubernur, karena masyarakat sudah terlanjur menyambut dengan gembira SKB yang dikeluarkan kemarin,” imbuhnya.

Namun, karena mungkin ini untuk kebaikan masyarakat NTB, mau tidak mau masyarakat harus menerima. “Mungkin ini untuk kebaikan semua pihak, jadi masyarakat mau tidak mau harus menerima meski berat,” tutupnya. (Iz)

6 Comments
  1. www.getinkpreferred.com says

    I’ll take a note of your website and also check once again right here everyday.

  2. I love the relevant tips offer in your brief write-ups.

  3. jetbluemastercard com says

    Heya! I’m at work surfing around your blog from my new iphone 4! Just wanted to say I love reading your blog and look forward to all your posts! Keep up the fantastic work!

  4. Skywestonline login says

    Valuable information. Lucky me I found your web site by accident, and I’m shocked why this accident did not happened earlier! I bookmarked it.

  5. Bluebird card activation says

    Hello. fantastic job. I did not anticipate this. This is a impressive story. Thanks!

  6. www.aolmail.com says

    Very nice post. I just stumbled upon your weblog and wanted to say that I’ve really enjoyed surfing around your blog posts. In any case I will be subscribing to your feed and I hope you write again very soon!

Leave A Reply

Your email address will not be published.