Launching Posyandu Keluarga Di Lotim, Wagub : Setiap Program Pemerintah untuk Masyarakat

343

Keruak, LOMBOKim.com – Wagub NTB mengingatkan setiap program yang dilaksanakan oleh pemerintah tujuannya kembali lagi kepada masyarakat.

“Pemerintah memfasilitasi namun setiap program untuk kita sendiri,” imbuh Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi saat melaunching Posyandu Keluarga di Desa Mendana Raya, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (13/10).

Pekerjaan rumah pemerintah Nusa Tenggara Barat lanjut Umi Rohmi masih banyak, meski tidak dipungkiri banyak kemajuan yang telah dicapai, namun ada beberapa masalah yang masih menghantui NTB seperti masalah stanting, gizi buruk, kematian bayi, kematian ibu hami, buruh migran ilega, nargoba, banjir dan masih banyak masalah lainnya.

Masalah ini sebagai besar penyebabnya yaitu kurang pahamnya masyarakat NTB secara keseluruhan terkait program pemerintah. Untuk membuat masyarakat pahan perlu adanya edukasi secara terus menerus. Oleh karenanya posyandu dilaksanakan setiap bulan diseluruh dusun agar penangan masalah dilakukan dari hulu maka makin hari masyarakat akan paham.

“Kalau kegiatan yang dilaksanakan diseluruh dusun sebagai ujung tombak, itu bisa kita intervensi, bisa kita revitalisasi, bisa kita perkuat, maka insyaallah setiap masalah akan dapat diatasi,” ujar Wagub.

Diakhir sambutan Wagub sangat bangga dalam waktu yang sangat cepat 250 lebih posyandu Kelurga sudah ada di Lombok Timur. Namun Umi Rohmi mengingatkan 250 di Lombok Timur persentasenya sangat kecil karena ada 1811 Posyandu yang tersebar di Lombok Timur.

“Jika digabungkan dari banyak kabupaten, baru segitu. Memang kami paham beban dari kabupaten Lombok Timur sangat besar, untuk itu kita akan membantu sesuai dengan kemampuan kita dari segala segi,” tutup Umi Rohmi.

Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmi juga menyampaikan banyaknya perubahan Posyandu Konvensional menjadi Posyandu Keluarga tidak lepas dari inisiatif dari Ibu Wagub. Itu Menyadarkan betapa pentingnya adanya Posyandu Keluarga dari banyaknya Posyandu Konvensional.

Selain Itu, Bupati Lotim menyanjung Kepala Desa Mendana Raya yang memiliki semangat yang luar biasa sehingga di Desa Mendana Raya bisa terbentuk Posyandu Keluarga.

“Di Mendana Raya yang Kepala Desanya Supermen itu, ibu-ibu harus bangga karena memiliki semangat yang luar biasa, yang mau menjemput balita, anak, remaja, hingga lansia untuk kumpul dalam satu titik untuk diarahkan, dan jarang ada kepala desa seperti itu,” sanjung Sukiman Azmi. (Iz)

Comments are closed.