Konsep Pembatasan Sosial Berskala Desa Dibahas

248

Selong, LOMBOKim – Sebagian desa di Lotim sudah mulai menutup pintu masuk seperti Gang sebagai bentuk waspada serangan wabah Covid-19. Pemerintah kabupaten pun terlihat punya rencana untuk memfokuskan Pencegahan Covid-19 atau akan mulai digeser Ke Desa.

Sekretaris Daerah Kab. Lombok Timur menyampaikan konsep penanganan tersebut tinggal menunggu payung hukum berupa keputusan bupati sebagai pedoman Pemerintah Desa dalam melakukan pencegahan.

“Karena itu perlu ada keputusan bupati supaya ada guidance dari pemerintah desa untuk berbuat, tanggap covid di desa seperti apa,” jelas H. M. Juani Taofik, sekda Lotim, usai membahas konsep Pembatasan Sosial Skala Desa (PBSD) di Posko Penanganan Covid 19, Jumat (08/05).

Dijelaskan, dengan pemindahan fokus pencegahan ke desa, maka pemerintah kabupaten akan lebih berkonsentrasi membantu Pemdes sehingga upaya pencegahan lebih massif di level desa. Kebijakan ini akan segera di sosialiasi ke seluruh desa.

Pantauan LOMBOKim, Sejumlah desa, di wilayah Lombok Timur sudah mulai menerapkan berbagai cara untuk penangan Covid 19. Diantaranya dengan pembatasan sosial saat pelaksanaan acara – acara tertentu di desa maupun lingkungan di wilayah desa masing masing.

Diantara mereka, ada yang menutup setiap pintu masuk dengan portal dan memperketat tamu yang masuk ke desa maupun lingkungan mereka sebagai upaya antisipasi dalam mencegah penyebaran Covid 19. Bahkan kegiatan seperti roahan juga nampak dibatasi (lrn/sn)

Comments are closed.