Keren! Desa Sukamandi Membuat Alat Desinfektan Otomatis

440

Sukamandi, LOMBOKim.com – Menanggapi penyebaran kasus covid-19, berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah Kbupaten Lombok Timur guna menekan penyebaran virus corona termasuk melakukan penyemprotan desinfektan secara manual di setiap desa. Tentu cara ini menjadi alternatif terbaik mengingat implementasinya yang sangat sederhana dan hanya membutuhkan alat manual sprayer yang biasa digunakan petani untuk menyemprotkan cairan pestisida.

Namun berbeda halnya dengan Desa Sukamandi, Kecamatan Lenek Baru, Kabupaten Lombok Timur. Selain melakukan penyemprotan desinfektan secara manual, desa ini juga membuat terobosan unik yaitu membuat alat otospray yang berfungsi menyemprotkan desinfektan secara otomatis ke bagian tubuh guna meminimalisir penyebaran virus dari kontak antar manusia.

Alat otospray ini sudah diimplementasikan di Kantor Desa Sukamandi. Kini alat tersebut konsisten digunakan oleh warga Desa Sukamandi yang ingin mensterilkan diri. Alat otospray ini berbentuk bilik tertutup yang terdiri dari dua komponen utamanya yaitu sensor dan sprayer. Lalu bagaimana cara menggunakan alat tersebut?

Penggunaannya cukup sederhana karena sebelum masuk ke bilik, setiap orang cukup mendekatkan telapak tangan kw sensor kemudian secara otomatis alat akan berbicara dan memerintahkan orang untuk masuk ke bilik. setelah masuk, cairan desinfektan akan di semprotkan ke orang yang didalam bilik selama lima detik dengan kadar desinfektan yang telah diatur oleh mesin. Setelah proses sterilisasi selesai maka alat secara otomatis akan memerintahkan orang untuk keluar, ujar Samsudin Bahri (Pembuat alat otospray) kepada LOMBOKim.com (12/05/20).

Pembuatan alat ini menghabiskan dana sebesar Rp 6,2 Juta/unit dan terus dilakukan pengembangan terkait jenis cairan desinfektan yang sesuai dengan standar keamanan tentunya dengan biaya sebesar itu cukup worth it atau sebanding dengan kebermanfaatan yang diberikan.

Inovasi otospray ini sangat membantu untuk memutus mata rantai penyebaran virus, mengingat penyebaran virus corona lebih banyak melalui kontak antar manusia. Sehingga sangat penting sekali sterilisasi diri sebelum berkomunikasi atau kontak dengan orang lain. dengan demikian kita tidak hanya menyelamatkan diri sendiri akan tetapi menyelamatkan orang-orang disekitar kita. Semoga apa yang direalisasikan oleh Desa Sukamandi saat ini bisa menjadi desa percontohan bagi desa-desa lain khususnya di Kabupaten Lombok Timur guna menekan penyebaran virus corona. (Farid wajdi)

Comments are closed.