Kampung Sehat, Desa Batu Bangka Menerapkan Pola STBM

198

Sumbawa Besar, LOMBOKim.com
Desa Batu Bangka salah satu Desa di wilayah Kecamatan Moyo Hilir, dengan jumlah penduduk 800 KK atau sekitar 3000 jiwa. Desa tersebut diwajibkan untuk memanfaatkan pekarangan dan pagar rumah sebagai tempat menanam sayur mayur dan tanaman obat-obatan sebagai apotik hidup.

Kapolres Sumbawa Besar, AKBP Widy Saputra S.I.K mendatangi Desa Batu Bangka didampingi Kasat Binmas dan Kapolsek Moyo Hilir, dalam rangka melihat kondisi Desa secara langsung. Kedatangannya Disambut Kades Batu Bangka, H. Abdul Wahab beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Menurut Kabid Humas Polda NTB, Artanto, S.I.K., M.Si. menegaskan, perilaku menjaga kesehatan dengan cara selalu mencuci tangan merupakan perilaku utama penduduk setempat. “Setiap rumah telah tersedia tempat cuci tangan yang di letakkan di depan rumah masing-masing,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Tim Redaksi LOMBOKim

Selain itu, sarana pelayanan umum seperti, Sekolah, Kantor, Rumah Makan dan tempat Ibadah juga tersedia fasilitas cuci tangan sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar.

“Tidak mengherankan jika Desa Batu Bangka digadang menjadi salah satu desa yang akan unggul dalam mengikuti Lomba Kampung Sehat di wilayah Kecamatan Moyo Hilir,” jelasnya

“Desa Batu Bangka telah menerapkan Pola STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat),” sikapnya

Menurutnya, Pola STBM merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku.

Lanjutnya, Output STBM antara lain, setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar, sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air di sembarang tempat.

“Setiap Rumah tangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman, serta mengelola limbah dan sampahnya dengan benar,” tegasnya (R_Sa)

Comments are closed.