Zaini Beberkan Kendala Peternakan Jadi Ikon Ketangga Jeraeng

613

Ketangga Jeraeng, LOMBOKim.com – Buah berita terkait kesuksesan Mamiq Dirayat dan Inaq Masni serta keluhannya yang sempat dimuat di LOMBOKim.com, Jum’at (3/4) membuat Kepala Desa Ketangga Jeraeng angkat suara. Pihaknya menyadari adanya peluang besar dalam sektor peternakan sebagai pamacu peningkatan perekonomian masyarakat di desa yang dipimpinnya.

“Potensi peternakan pada wilayah otonomi Desa Ketangga Jeraeng sangat besar, dengan adanya lahan yang luas, peternak dengan mudah mendapatkan rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak,” sambut Zaini di rumahnya saat silaturahmi pada Sabtu malam (4/4/2020)

Pemdes menyadari problematika mengapa peternakan di wilayah Ketangga belum berkembang seperti yang di harapkan. Salah satunya kurang pemahaman dalam bidang peternakan untuk mengelola hasil ternak serta menejemen peternakan yang masih belum tepat.

Melihat dilema tersebut Pemdes Ketangga Jeraeng berinisiatif untuk menjadikan peternakan sebagai ikon desa dengan membuat kandang kolektif yang berfokus pada pengembangan bibit ternak sapi bali

Kepala Desa juga mengeleluhkan sulitnya realisasi pembuatan kandang kolektif tersebut. Karena jika tidak ada masyarakat atau kelompok masyarakat yang menghibahkan tanahnya untuk dibangun kandang kolektif, maka upayanya bisa sia-sia. Hal tersebut terbentur dengan peraturan kementerian desa (permendes) bahwa dana desa tidak boleh dianggarkan oleh kepala desa untuk pembelian tanah sebagai kandang peternakan.

“Tetapi untuk pembuatan kandang boleh dianggarkan jika ada masyarakat atau kelompok yang menghibahkan tanahnya untuk di bangun kandang kolektif,” demikian Zaini. (Muhammad Khalid Rozani)

BACA JUGA  Desa Gelora Didemo AMGM, Polres Lotim Beri Nasihat Begini

Leave A Reply

Your email address will not be published.