Jurnalisme Adiwisata, Ini Maksudnya

1.245

JUWISATA, LOMBOKim – Juwisata atau Jurnalisme Adiwisata adalah salah satu program ekstrakurikuler Jurnalistik Pelajar yang dirintis sejak tahun 2005 sesuai sumber disini. Juwisata dikembangkan sebagai sebuah kegiatan dalam rangka memacu terapan hak-hak anak, pemuda, lanjut usia dan penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya untuk menerima manfaat Jurnalistik dan Pariwisata.

Manfaat Jurnalistik maksudnya, sebagaimana definisi dari Jurnalistik yaitu sebuah kegiatan mencari, meliput, mengumpulkan, mengolah dan mempublikasikan informasi untuk disebarluaskan demi kepentingan publik. Dalam pada itu, anak, pemuda, lanjut usia dan penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya atau yang kami sebut sebagai komunitas inspirasi syukur memilik hak untuk memperoleh manfaatnya terutama dari segi bagaimana mereka menjadi seorang yang inspiratif bagi publik bersama takdir yang diberikan Allah kepadanya. Pun perhatian pemerintah terkait hak-haknya.

Seiring waktu berjalan Juwisata di masa depan diharapkan mampu sebagai inspirasi cara atau paket wisata baru yang bernuansa religi. Selain itu Juwisata juga berharap mampu menumbuhkan karakter sosial anak, mahasiswa dan pemuda yang tergabung di dalamnya agar menjadi generasi yang beradicita dermawan dalam fikir dan tindakan.

Juwisata juga bisa dimaknakan sebagai salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan sosial kemasyarakatan yang mengedepankan aspek religi dengan motivasi untuk berdonasi atau shadakah terhadap jiwa (anak, pemuda, lanjut usia) dan alam (lingkungan, budaya, seni, dsb) di sekitar lokasi pariwisata.

Konsep Juwisata muncul karena keprihatinan akan minimnya kepekaaan sosial pelaku pariwisata dibalik dampak negatif kegiatan pariwisata konvesional.

Juwisata juga lahir dalam rangka mendukung konsep pariwisata halal yang sedang digaungkan pemerintah. Hitung-hitung bantu pemerintah untuk cara-cara berwisata lebih berkahlah,

Dalam kegiatannya Juwisata mirip seperti ekowisata yang mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Perbedaan antara Ekowisata dengan Juwisata adalah Juwisata lebih menekankan wisatawan agar terpanggil untuk memperhatikan terapan hak-hak anak, pemuda, dan lanjut usia dalam kontek ini disebut jiwa. Juwisata juga dilakukan oleh kelompok yang didesign untuk membagi diri ke sasaran tertentu sesuai dengan menejemen pelakunya.

Itu dulu yah, lagi jenuh guys…Kalo mau tau lebih dalam browsing dah di google, atau klik link diatas. Semoga berkah seiring waktu berjalan, semoga Allah meridhai (Arlin/om-z)

Comments are closed.