Ironi! Disabilitas Tak Dapat Bansos

557

Keruak, LOMBOKim.com – Bantuan sosial (Bansos) yang seharusnya diperuntukkan untuk masyarakat pra sejahtera terkadang membuat sedih bercampur emosi. Bagaimana tidak! Banyak terjadi di lapangan, masyarakat pra sejahtera yang hidupnya dihantui oleh jurang kemiskinan jarang diperdulikan oleh pemerintah daerah (Pemda). Mereka seakan tutup mata dengan fakta yang terjadi di lapangan terkait dengan Bansos yang tidak tepat sasaran.

Ditambah jika ada Pemda yang hanya sibuk memikirkan urusan politik (siapa dekat dia dapat) tentu yang menjadi korban masyarakat pra sejahtera yang tidak memiliki akses dengan keterbatasan pengetahuan. Jika mereka dizalimi, mereka hanya pasrah dan mengatan biarlah Tuhan yang membalas ketidak adilan yang didapatkan.

Hal ini memang menjadi realita kehidupan ditengah masyarakat milenial yang hanya terfokus pada diri sendiri. Tidak ada yang mau bersuara dikarenakan keterbatasan akses dan ketidak adaan kekuasaan. Siapa sih pejabat yang mau mendengar rakyat marginal dinegri ini?

BACA JUGA  Kuatkan Kerjasama, LK2T dan Baznas Salur Bantuan

Tim LOMBOKim.com mencoba menelusuri masyarakat pra sejahtera yang tidak mendapatkan Bansos. Masyarakat membawa kami ke salah satu rumah berukuran 5 x 5 di Dusun Ketangga Barat Desa Ketangga Jeraeng Keruak Lombok Timur. Betapa tersentaknya kami melihat dua anak kecil keluar dari rumah tersebut dengan keadaan yang tidak terawat dengan seorang laki paruh baya bernama Masrah dengan keadan yang memprihatinkan.

Keluarganya menceritakan Masrah merupakan disabilitas yang tinggal dengan kedua anaknya, sedang istrinya terpaksa harus merantau ke negri jiran karena menjadi tulang punggung keluarga.

“Masrah awalnya normal, entah apa penyebab anggota tubuhnya bergerak dengan tidak nomal, sehingga ia tidak bisa lagi mencari nafkah untuk istri dan anaknya dan membuat istrinya terpaksa harus merantau untuk memenuhi kebutuahan keluarga,” tutur salah satu keluarganya, Jum’at (10/4/2020).

Keluarganya menambahkan, Masrah awalnya mendapatkan Bansos berupa PKH dan Sembako. Namun, entah apa permasalahanya sehingga Masrah dalam 5 bulan terakhir tidak mendapatkan bantun lagi.

“Kami sudah mencoba melaporan ke pendamping PKH namun tidak membuahkan hasil dan sekarang kami hanya pasrah semoga ada bantuan dari pemerintah lagi untuk dia,” pungkas salah satu keluarganya dengan raut muka pasrah.

BACA JUGA  Tokoh Pemuda Gelumpe Terharu Prinsip Kades Ketangga Jeraeng

Permasalahan ini mungkin sudah lumrah di negri ini. Kita hanya bisa berharap masih ada pemimpin yang memiliki hati nurani, dan membantu memperbaiki Bansos yang tidak tepat sasaran.

Sehingga tidak ada lagi masyarakat seperti Masrah yang harus menanggung beban ditengah euforia pemerintah pusat yang terus menggelontorkan bantuan yang sasaranya entah kemana. #BantuKemensosRI #JujurForDTKS #PenguatanKapasitasKIM #SuaraPemudadanMahasiswa (Iz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.