Humanis, Cara Polisi Tutup Tambang Emas

53

Sekotong, LOMBOKim – Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Lokasi Tambang Rakyat Bunut Kantor Dusun Makam Kedaro Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, NTB ditutup, Selasa (15/6/2021).

Alasannya karena sebelumnya sempat membuat warga berselisih dan juga demi keselamatan penambang.

Dalam penutupan ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, bahkan bersama Tokoh Masyarakat Sekotong Lombok Barat turun langsung ke Lokasi.

Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, SH mengatakan tindakan tegas ini diambil dengan pertimbangan untuk keselamatan Masyarakat, terutama ditengah masa pandemic saat ini

BACA JUGA  Polsek Pekat Borgol Intel Palsu, "Sudah Bohong, Menipu Pula"

“Tindakan ini harus dilakukan, bagaimana agar Situasi Kamtibmas di Sekotong tetap terjaga, terutama menyangkut protocol Kesehatan,” tegasnya.

Penertiban dan penutupan tambang emas tersebut melibatkan Tokoh Masyarakat Sekotong H. L. Daryadi atau yang biasa disapa dengan Mamiq Dar, Tokoh Masyarakat Desa Buwun Mas H. Sahwan, Tokoh masyarakat Desa Kedaro H. Mustafa.

BACA JUGA  Meningkatkan Layanan Publik, Kemendagri Meransang Pemda Berinovasi

“Saat penertiban dan penutupan di lokasi lubang tambang emas, situasi dalam keadaan landau, dimana dengan mengedepankan cara persuasif humanis, bersama tokoh masyarakat sekotong memberikan himbauan kepada para penambang,” terangnya.

Aparat juga menjelaskan kepada para penambang bahwa, kegiatan penambangan ini tanpa izin, terlebih sangat berpotensi memicu terjadinya gejolak antar para penambang yang berujung perselisihan.

“Penutupan dilakukan dengan memasang police line di lokasi penambangan Emas Tanpa Ijin, sehingga tidak boleh ada aktifitas penambangan lagi di lokasi ini,” lanjutnya.

BACA JUGA  Peringati Sumpah Pemuda, Gubernur Kembali Serap Aspirasi Masyarakat Desa Terpencil

Selain itu, untuk memastikan tidak ada lagi aktifitas di Lokasi ini, Kapolsek sekotong bersama para Tokoh Masyarakat sekotong menghimbau kepada penambang untuk meninggalkan lokasi dan menghentikan aktifitas penambangan (red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.