Gelar Aksi Tolak Ritel Modern, Masa Aksi Anggap Bupati Pembohong.

119

Selong, LOMBOKim.com. Ratusan Mahasiswa dan pemuda yang terhimpun dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur, gelar aksi depan kantor Bupati Lombok timur. Pada Kamis (16/07).

Masa aksi terdiri dari LMND LOTIM, BEM UGR, BEM FE UGR, GEMPAR UGR, DEMA NW ANJANI, STMIK ANJANI, HIMMAH NW LOTIM, RKM TOYA, LASKAR EMBUN SURYA, SINAR GEMA LESTARI, GPMA, BEM IAIH NW ANJANI, BEM STIA,UKM KEWIRAUSAHAAN, IMM, FORUM MAHASISWA DANGER, GARDA SOLIDARITAS TEMBENG PUTIK dan lainnya.

Aksi unjuk rasa tersebut, berhubungan dengan surat persetujuan No: 240/303/PM/06/2020 yang di keluarkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Terkait penambahan 30 titik Ritel Modern.

BACA JUGA  Dihadiri Wagub NTB, Ke Lemor Tak Usah Bayar Parkir, Cukup Tunjukkan Undangan Harlah

Rohman Rofiki perwakilan dari LMND EK. Lotim sekaligus Kordinator Lapangan dalam orasinya menyampaikan bahwa, “Bupati Lotim pada moment politik selama masih ada dirinya, haram ritel modern berdiri di Lotim, tapi hari ini Bupati Lotim telah membohongi Rakyat, dengan diizinkannya penambahan 30 titik Ritel Modern.

“Bupati Lotim pembohong,” teriak masa aksi

Lanjut Kata Rohman Rofiki, apabila izin Ritel modern tetap dijalankan maka akan berdampak pada pedagang kaki lima, “Ekonomi mereka terancam mati,” tegasnya

Pada waktu yang sama Presma UGR, Lalu Makwil Jayadi menyatakan, Delapan pokok tuntutan yang diantaranya:

1.Menolak penambahan ritel modern

2. Meminta Bupati mengkaji keberadaan Indomaret dan Alfamart. Karena, itu bisa mempengaruhi pedagang- pedagang kecil.

3. Mendesak Pemkab bongkar paksa Alfamart dan Indomaret yg tidak memiliki izin, yang belum di sahkan tetapi bangunan sudah di bangun.

 4. Mendesak Bupati Lotim dan DPRD menyatakan sikap untuk membuat perbup dalam hal pembatasan ritel modern di Lotim.

BACA JUGA  LK2T Gelar Diskusi, Permen KP Nomor 12 Dianggap Menguntungkan Rakyat

5. Mendesak terkait penyaluran CSR adalah untuk pemberdayaan masyarakat, bahwa tidak ada Ritel Modern yg pro terhadap rakyat Lotim. 

6. Mendesak Pemkab Lotim untuk transparansi dana Covid-19. Karena, itu tidak pernah di publikasikan secara menyeluruh.

7. Wujudkan pendidikan gratis Ilmiah dan Demokratis. Karena, mengetahui pendidikan saat ini tidak pro terhadap apa yg menjadi keadaan masyarakat.

8. Gagalkan RUU Omnibus Law yang dalam hitungan jam akan disahkan..

Kemudian, masa aksi di temui kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). (R_Sa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.