Geger! Pernikahan Sesama Jenis Di Lobar, Ketahuan Saat Malam Pertama

385

Lobar, LOMBOKim.com – Sugguh tragis yang dialami MH (31) warga Glogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Malam pertama yang seharusnya berakhir dengan keindahan dan linangan kebahagian harus sirna lantaran MT (25), wanita pujaan hati yang Ia nikahi ternyata seorang laki-laki tulen.

Hal ini pun sontak membuat geger warga Lombok Barat, Senin (8/6/2020) dan menjadi viral dengan diberitakan diberbagai kanal media nasional, seperti Kompas, Detik.com, Tribunnews, inews, dll. Dengan kejadian yang dialami oleh MH membuat Ia dan keluarga menjadi syok dan masih belum bisa ditemui.

Kejadian ini bermula saat malam pertama, MH mengajak MT untuk berhubungan intim, namun MT menolak dengan alasan sedang datang bulan. Beberapa hari berikutnya MT minta bercerai dan kabur dari rumah MH.

MH yang bigung tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba MT minta bercerai dan kabur dari rumah. Membuat MH mencari istrinya di Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan.

MH pun kaget saat bertemu dengan ketua RT di tempat tinggal istrinya, dia mendapatkan informasi jika sang pujaan hatinya yang telah dia nikahi itu ternyata seorang perempuan jadi-jadian alias seorang laki-laki.

Merasa ditipu, MH langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Petugas Polres Lombok Barat langsung mengamankan MT dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhavid Shidiq mengatakan, dari keterangan pelaku dan korban, keduanya berkenalan melalui media sosial.

Dari perkenalan tersebut mulai tumbuh rasa cinta sehingga keduanya pun memutuskan melanjutkan hubungan ke mahligai perkawinan. Mereka tercatat menikah sah secara agama pada Selasa, 2 Juni 2020 lalu dengan disaksikan oleh tokoh masyarakat.

“Ini tindak pidana penipuan. Setelah menikah, korban mengetahui pasangannya kenyataannya bukan perempuan, tapi laki-laki. Yang bersangkutan atau terlapor juga telah mengakui dia laki-laki. Kasus ini masih dalam penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Dhavid Shidiq di Mataram, Senin (8/6/2020). (Iz)

Comments are closed.