FWMO Lombok Timur Kutuk Pelaku Pembunuhan Wartawan di Sumatera Utara

317

Lombok Timur, LOMBOKim – Insan Pers berduka atas meninggalnya salah seorang wartawan media online di Nagori, Karang Anyer, Kabupaten Simalungan, Sumatra Utara (Sumut) pada Sabtu kemarin (19/6/2021).

Ketua FWMO Lombok Timur, Syamsurrijal berdoa dan menyampaikan duka cita, mewakili organisasi atas meninggalnya korban.

“Semoga arwah korban diterima di sisi-Nya. Untuk keluarga yang ditinggalkan, tetap tabah dan bersabar atas musibah ini,” doanya.

Pihaknya juga mengharap aparat penegak hukum harus segera mengungkap kasus ini. Pasalnya, ancaman terhadap profesi wartawan semakin nyata. Kekerasan terhadap wartawan sudah sering kali terjadi.

“Kasus ini menjadi tugas berat aparat, namun harus segera diungkap siapa pembunuhnya. Sebab, dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, seorang wartawan mendapat perlindungan hukum saat menjalankan tugas profesinya sebagai seorang wartawan di lapangan,” kata Rizal sapaan Akrab Syamsurrijal, Ahad (20/6/2021).

BACA JUGA  Penerimaan BLT Desa Di Perpanjang Sampe Bulan September, Ini Penjelasannya

Atas kejadian tersebut, Rizal menghimbau agar wartawan lebih berhati-hati dalam menjalankan tugasnya dan lebih mengutamakan keselamatan jiwa daripada sebuah berita.

Sebelumnya, media – media nasional seperti tribunnews.com, kompas.com, tempo.co dan media arus utama lainnya memberitakan korban atas nama Marasalem Harahap alias Marsal ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya saat berada tak jauh dari kediamannya di Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungan, Sabtu dini hari.

Hingga berita ini dimuat, Polisi masih mendalami kasus ini. Dugaan sementara, Marsal menjadi korban penembakan atau pembunuhan oleh orang tak dikenal. Dari tubuh korban ditemukan luka tembak di bagian kaki kiri korban. (mz)

BACA JUGA  Wartawan Senior di NTB Tutup Usia, Doa Husnul Khatimah Terpanjat Untuknya

Leave A Reply

Your email address will not be published.