Ekspor NTB ke Israel Jadi Perdebatan, Ini Sikap KAMMI NTB

221

Mataram, LOMBOKim – Akhir-akhir ini masyarakat NTB sedang hangat-hangatnya memperdebatkan ekspor NTB ke Israel yang mencapai miliaran rupiah.

Dilansir dari radarlombok.co.id bahwa nilai ekspor produk NTB ke negara Israel mencapai 400 ribu dollar AS atau sekitar Rp 5,8 milliar.  Angka yang tidak kecil jika melihat situasi dan kondisi ekonomi yang sedang memburuk akibat wabah corona.

Ada yang menganggap hal itu wajar dan adapula yang menggap itu adalah kesalahan.

Namun,  salah satu OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemudaaan) yaitu KAMMI NTB (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) memberikan pernyataan sikap dengan mengecam ekspor yang dilakukan pemerintah NTB ke Israel.

BACA JUGA  Identifikasi Wisata Bahari, BPPD Lotim Turunkan Penyelam

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kebijakan Publik PW KAMMI NTB Liga Ayun Selatan saat melakukan Aksi di Kantor Gubernuran NTB, Jum’at (21/08).

“KAMMI dengan tegas tidak membenarkan menggadai nilai-nilai kemanusiaan dengan alasan apapun,” tegasnya.

Oleh karna itu Liga melanjutkan Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB menyatakan sikap:

1. Mengutuk sikap Pemerintah NTB dalam hal ini Gubernur atas tindakanya yang membangun hubungan dalam bentuk dan apapun namanya dengan Israel melalui Dinas Perdagangan dengan alasan apapun karena tidak sesuai dengan amanat dalam pembukaan UUD1945.

2. Stop ekspor produk UKM NTB ke Israel dan putuskan segala bentuk hubungan kerja sama dengan zionis Israel laknatullah.

3. Menyerukan kepada semua masyarakat NTB, NGO, dan lembaga kemanusiaan untuk sama-sama mengawal kemerdekaan Rakyat Palestina dan ikut serta menyatakan sikap yang jelas dan tegas atas sikap pemerintah NTB dalam hal ini Gubernur yang bermesraan menjalin kongsi dagang dengan Israel.

BACA JUGA  Asik! Lotim Mulai Berlakukan New Normal

4. Mendesak Gubernur NTB dan jajaran dalam pemerintahan untuk meminta maaf secara resmi dan segera bertaubat atas segala bentuk perbuatan yang dinilai bisa menyakiti hati umat Islam khususnya Rakyat Palestina.

5. Mendesak Gubernur NTB untuk segera mencopot Kepala Dinas Perdagangan NTB. (Iz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.