Dukung Kebijakan Sholat Jum’at, LK2T Sumbang Masker Untuk Desa Wakan

483

Wakan, LOMBOKim – Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi (LK2T) mendukung kebijakan Pemerintah Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur untuk melaksanakan Sholat Jum’at, hari ini (29/05/2020).

Dukungan tersebut bukan sebatas suara, melainkan juga dalam bentuk sumbangan masker untuk pemerintah desa Wakan. “Kami mendukung pelaksanaan Jumatan hari ini yang akan dijadwalkan di Masjid dusun Tuping dan dusun Mampe, desa Wakan,” terang Karomi, M.Pd

Sumbangan masker tersebut diterima langsung oleh Tim Penanganan Covid 19, desa wakan yang diwakili oleh sekdes Desa Wakan, H. Jinatih dan di dampingi oleh beberapa kawil dan perangkat desa lainnya.

BACA JUGA  Nagih Utang! Karyawan Koperasi di Keruak Digelandang Warga

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LK2T sebagai media yang kritis untuk desa dalam mengawal perbaikan pelayanan kepada desa,” sambut H. Jinayat mewakili desa.

Lebih lanjut, LK2T mengkaji, wilayah Wakan secara umum adalah desa yang masih tergolong zona hijau. Meski demikian, pihaknya menyarankan agar tetap menjaga diri, menjaga keluarga dan menjaga masyarakat agar tidak terjangkit oleh virus.

BACA JUGA  Perdana!!! 7000 Vaksin Covid-19 akan Didistribusikan di Mataram dan Lombok Barat

“Kebijakan pemerintah untuk tetap memberikan masyarakat menjalankan ibadah salat Jumat adalah keputusan yang tepat dan patut kita syukuri, dan masyarakat juga kita harapkan untuk tetap menjaga diri dengan menjalankan protokol Covid-19 yang dianjurkan oleh pemerintah,dan inilah alasan Kami memberikan sumbangan masker” lanjutnya.

Sebelumnya, Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy, saat Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur pada Kamis (21/5) di Masjid Kantor Bupati Lombok Timur menegaskan bahwa kegiatan ibadah di masjid mulai dibuka. Namun demikian, rapid test berbasis masjid akan tetap dilaksanakan termasuk Jum’at mendatang (Hari Ini)

BACA JUGA  Pemdes Jerowaru Patuhi Protokol Kesehatan Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Tunai

Di hadapan para camat, danramil dan kapolsek yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut menegaskan bahwa rencana rapid test berbasis masjid tetap akan dilaksanakan sebagai bagian dari kajian ilmiah dalam menentukan kebijakan lanjutan terkait penanganan Covid-19 di Lombok Timur (omz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.