DTKS Bermasalah, Pemdes Ketangga Jeraeng Siap Fasilitasi Keluhan Masyarakat

173

Ketangga Jeraeng, LOMBOKim.com – Buntut dari banyaknya keluhan masyarakat terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tidak sesuai karena ada nama-nama masyarakat yang mapan dari segi ekonomi di data tersebut. Sehingga, Pemerintah Desa (Pemdes) melakukan rapat terbatas dengan Pemdamping PKH, Polmas, Babinsa serta masyarakat untuk membahas terkait program PKH dan DTKS.

Salah satu warga Desa Ketangga Jeraeng Faozan menyampaikan keluh kesah masyarakat terkait DTKS. “Banyak masyarakat yang mampu masuk dalam DTKS, sedangkan ada warga miskin yang tidak ada namanya dalam data tersebut,” keluhnya, Senin (13/04/2020).

Muhammad Zaini, S.H selaku Kepala Desa Ketangga Jeraeng menyampaikan tidak terlalu mengetahui terkait sistem pengusulan nama di DTKS. “Saya kurang tau terkait sistem pengusulan di DTKS, namun yang saya ketahui Pemdes dapat menghapus orang yang mapan dari segi ekonomi di DTKS tapi tidak bisa memasukkan serta merta penggantinya karena yang menentukan adalah pusat. Saya tidak tega jika harus menghapus mereka di DTKS sedangkan nanti belum tentu warga kita dapat” tuturnya.

Zaini menambahkan Pemdes akan siap memfasilitasi jika ada masyarakat yang mengeluhkan terkait DTKS tersebut. “Jika memang masyarakat banyak mengeluhkan terkait DTKS, kami siap memfasilitasi untuk secara bersama-sama menyepakati bagaimana baiknya,” lanjutnya.

Koordinator Kecamatan (Korcam) Keruak Sukri juga mengusulkan untuk permasalahan DTKS ini dibahas di internal desa. “Tekait DTKS seharusnya dibahas di internal desa dengan mengundang pihak terkait karena kami disini hanya bisa menjawab terkait permasalahan PKH,” sembari menutup keriuhan rapat yang sudah memakan waktu berjam-jam karena hanya berkutat pada pembahasan DTKS.  #BantuKemensosRI #JujurForDTKS #PenguatankapasitasKIM, #SuaraPemuda&Mahasiswa. (Iz)

Comments are closed.