Do’a agar Musibah, Perkara dan Kejahatan Mafia Hukum Diganti Nikmat

137

DO’A – Lombokim.com. Musibah, perkara, dan kejahatan sama – sama mendatangkan penderitaan dan kerugian. Baik materil dan imateril. Bagi orang yang beriman, perkara tersebut merupakan ujian dari Allah SWT.

Para fakar mengatakan musibah kapan dan dimana pun itu tidak menutup kemungkinan bisa menimpa, siapapun dan dimanapun. Entah karena kejahatan orang, atapun karena penyebab lain yang merupakan kehendak Allah subhanahu wataala

“Musibah merupakan ujian dari Allah untuk meningkatkan derajat hamba-Nya di sisi-Nya,”demikian diyakini oleh insan – insan yang beriman

Menindaklanjutinya, Insan yang beriman hendaknya berdoa agar musibah yang menimpa diganti nikmat yang lebih baik. Ada do’a atau permohonan kepada Allah yang maha Kuasa terkait musibah tersebut.

BACA JUGA  Jangan Panggil Aku Anak Kecil Paman

Doa tersebut diriwayatkan dari Ummu Salamah dan Abu Salamah yang mendengar Rasulullah saw. mengajarkan doa saat ditimpa musibah berikut ini:

إِنَّا لله وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجعُونَ اللَّهُمَّ عِنْدَكَ أحْتَسِبُ مُصِيبَتِي فآجِرْنِي فِيها وَأبْدِلْنِي بِها خَيْراً مِنْها

Inna lillahi wa inna ilahi raji‘un. Allohumma ‘indaka ahtasibu mushibati, Fa’ajirni fiha, wa abdilni biha khoirom minha.

Artinya:

Kami itu milik Allah, dan kami akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, aku gantungkan (pahala) musibahku. Berikanlah aku pahala dan gantikan dengan nikmat yang lebih baik sebab musibah itu  (HR Abu Daud).

Demikian sahabat kimmer dan sahabat – sahabat yang tergabung di Lombokim Foundation dalam program Solidaritas Keluarga Korban Perkara. Semoga Allah mengganti semua perkara yang menimpa, dengan nikmat yang tiada tara.

Semoga juga Allah yang maha Kuasa memberikan hidayah kepada para mafia hukum yang tega membisniskan penderitaan insan-insan di dunia ini. Baik setelah mendapatkan penderitaan yang setimpal dengan perbuatannya, ataupun melalui orang-orang terdekat yang dinafkahinya, dizholimnya dan istilah terkait lainnya yang didapatkannya melalui hasil bisnis saling menyakiti tersebut.

Semoga juga Yang Maha Kuasa menguatkan para korban perkara agar bisa menjadi pahlawan bagi korban lainnya, bisa menjadi ladang dakwah, sawah hidayah, dan sungai – sungai rizki yang indah dan mengalir tiada henti. Amin.

BACA JUGA  Calon Pasangan yang Malas Mengemis Cinta itu Bernama Egois?

(Hamzanide, dari berbagai sumber yang disesuaikan/Wallahua’lam Bissawab)

Leave A Reply

Your email address will not be published.