Diwarnai Tarji, Begini Aksi Wartawan Lotim untuk Korban di Sumut

335

Selong, LOMBOKim – Wartawan dari berbagai media di Lombok Timur menggelar aksi solidaritas untuk salah satu insan pers yang diberitakan menjadi korban penembakan di Sumatra Utara (Sumut).

Aksi solidaritas wartawan lotim berjalan tertib (Lombokim/doc)

Aksi yang digelar pada Selasa (22/6/2021), berlangsung damai dan tidak mengganggu lalu lintas di Jln KH. Zainudin Abdul Majid, tepatnya di depan taman Rinjani Kota Selong, Lombok Timur atau depan kantor BRI Cabang Selong Lombok Timur.

Aksi tersebut dilakukan dengan membentangkan karton dengan ragam tulisan, dari yang isinya tegas sampai ada juga yang humanis sebagai simbol wartawan juga manusia. “Jangan dimusuhi, tapi harus dikasihi sebagai pilar keempat dalam berdemokrasi,” simpulnya.

Persiapan sebelum aksi di Bascamp FWMO Lotim (Lombokim/doc)

Ada sekitar 5 perwakilan wartawan yang berorasi saat itu. Salah satu orator aksi, Abdurrahman yang juga Ketua DPD Media Independen Online (MIO) Lombok Timur meminta agar Kapolres Lotim mengirim pesan ke Kapolri akan harapan wartawan Lotim untuk saudaranya yang terbunuh.

“Tolong SMS Kapolri, Kami butuh keamanan, jangan sampai peristiwa di sumut terjadi juga sama teman-teman kami di Lotim,” harapnya.

Usai orasi, mereka kemudian mengakhiri aksi dengan membaca surat Al-Fatihah, Kalimat Tarji dan Talqin seadanya sembari menteaterikal penembakan sahabatnya di Sumut, wartawan sekaligus pimpinan media.

Koordinator Aksi yang juga Ketua FWMO Lotim Syamsurrijal mengatakan aksi tersebut merupakan wujud solidaritas dan bela sungkawa antar sesama profesi.

Selain itu, aksi juga dilakukan untuk mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengungkap motiv dan menghukum pelaku.

Kasus ini disadarinya memang menjadi tugas berat aparat, namun harus segera diungkap siapa pembunuhnya. Sebab, dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, seorang wartawan mendapat perlindungan hukum saat menjalankan tugas profesinya sebagai seorang wartawan di lapangan,” tegas Rijal usai menggelar aksi.

Jika kasus tersebut tidak segera terungkap, maka perasaan akan ancaman untuk profesi wartawan semakin nyata. Diposisi yang sama, diskriminasi terhadap wartawan sudah sering kali terjadi.

Aksi solidaritas berjalan tertib, lalu lintas lancar. Dikawal aparat kepolisian Polres Lombok Timur. Peserta aksi rata – rata mematuhi protokol kesehatan. (mz)

Pesan Damai : Wartawati di Lombok Timur saat Aksi Solidaritas wartawan

Leave A Reply

Your email address will not be published.