Digeret Warga, Polsek Manggalewa Amankan Pencuri Pompa

212

Dompu, LOMBOKim – Polsek Manggelewa telah mengamankan 2 orang tersangka berinisial FN 18 thn dan SG 18 thn keduanya diduga melakukan pencurian mesin air milik Abdul Latif warga Dusun Patuh Karya Desa Lanci Jaya Kec.Manggelewa Kab. Dompu dan tersangka berdomisili satu desa dengan korban.

Paur Humas Polres Dompu, AIPTU HUJAIFAH menjelaskan tindak pidana pencurian tersebut terjadi pada Minggu (14/6/20) sekitar pukul 23.00 wita bertempat di persawahan milik korban Dusun Patuh Karya Desa Lanci Jaya Kec.Manggelewa Kab. Dompu.

Kronologis, pada Minggu (14/6/20) sekitar pukul 23.00 wita bertempat di persawahan Milik korban Dusun Patuh Karya Desa Lanci Jaya Kec.Manggelewa Kab. Dompu kedua orang tersebut diduga melakukan pencurian Mesin Pompa Air yang saat itu sedang dipakai oleh korban untuk menyedot air untuk kebutuhan persawahannya. Setiba waktu adzan maghrib korban meninggalkan mesin pompa air karena hendak melaksanakan ibadah sholat Maghrib di rumahnya.

Kemudian, sekembalinya dari rumah, korban tidak melihat mesin pompa air miliknya dan melakukan pencarian di sekitar areal persawahan. Korbanpun menemukan mesin pompa air yang sudah berpindah tempat sekitar 100 meter dari tempat semula.
Mengetahui adanya indikasi seperti itu korban tak lantas mengembalikan mesin pompa air ketempat semula namun mengabarkan pada keluarga dan warga setempat.

BACA JUGA  Exsis Gelar Event Nasional Ditengah Pandemi, Begini Alasan UKM PRIMA UNRAM

Korban bersama warga menunggu seraya mengintai pelaku datang mengambil mesin pompa air tersebut, benar saja tak lama kemudian kedua terduga pelaku datang mengambil mesin pompa air dan hendak mengangkut dengan menggunakan sepeda motor, saat itu pula korban bersama warga langsung memergoki dan membawanya langsung ke Mapolsek Manggelewa demi menghindari amukan massa.

Kedua terduga pelaku kini diamankan di Polsek manggelewa barsama bukti 1 (satu) unit mesin pompa air dan 1 (satu) unit sepeda motor.

BACA JUGA  BKPSDM Lombok Timur Dukung Program KTI-PI Yayasan Alumni SPG Negeri Selong

Kedua terduga dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 (tujuh) tahun penjara. (Humas/omz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.