Corona Mirip Rambutan, Warga Lombok Ini Manfaatin Gubernur DKI Untuk Bisnis Buah

216

Lombok Tengah, LOMBOKim – Karena cintanya ke Anies Baswedan dan Media Kompas pemuda asal desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah ini membuat meme yang lumayan bikin senyum – senyum sendiri. Ia memanfaatkan dua nama besar tersebut untuk membesarkan usahanya bisnis rambutan di tengah Pandemi Covid 19.

“Teman Saya Habibi ini Ngefans sama Anies Baswedan dan sering membaca atau merupakan subscriber Kompas, Saya salut dia punya ide untuk bikin meme seperti ini,” tutur H. Rijalul Madani, Selasa 14 April memperlihatkan meme terkait.

Meme itu dibuat layaknya postingan Kompas yang mengupdate berita Anies Baswedan yang sedang membeli rambutan. “Untuk menekan penularan virus corona, Anies Baswedan menghimbau kepada warga NTB untuk membeli rambutan, karena rambutan mirip dengan virus Corona,” katu tulisan di foto tersebut yang diakhiri hastag #BeliRambutanDiRumahHabibi.

Gambar terkait lengkap dengan photo Gubernur DKI Jakarta dengan seorang Ibu yang sedang duduk di depan Rambutan dengan latar sebuah rumah bedek dari racikan bambu. Anies terlihat mengeluarkan senyuman manisnya, begitupun Ibu itu, namun sayangnya itu hanya editan.

“Di tengah kesibukannya, Anies Baswedan menyempatkan diri membeli rambutan di Rumah Habibi,” kalimat lain di dalam photo yang sama.

Pembahasan terpisah, mengkaji apakah Kompas & Anies Baswedan bisa keberatan dengan photo ini, H.Rijalul Madani memperkirakan “tidak”. Mantan Admin Situs Lombok Post itu menerangkan bahwa kreatifitas itu adalah bentuk ekspresi yang memiliki banyak keuntungan dan tidak akan menimbulkan konflik.

“Saya Yakin Anies adalah orang yang berjiwa besar, begitupun Kompas. Semua orang tau bahwa ini adalah Humor, mirip seperti stand up comedy lah,” kajinya.

Kajian serupa yang memungkinkan public menilai Virus Corona mirip Rambutan juga dibahas. Disampaikan bahwa publik dinilai sudah sangat cerdas dan akan semakin cerdas dengan upaya – upaya promosi santun dan lucu seperti itu. Pemangku kepentingan juga dilihatnya sudah berhasil mengedukasi masyrakat, mana info hoax, mana tidak.

“Bagi yang berfikir bijak, apa yang dilakukan Habibi, justru mebantu pemerintah terkait himbauan jangan panic sama virus Corona, jangan tambah kehawatiran pemerintah terkait kesenjangan sosial sebagai sisi negative atas kepanikan menghadapi pandemic ini. Intinya semua terbantu. Masyarakat juga sudah cerdas menilai mana hoax dan mana humor,”tandasnya. (mhw)

Comments are closed.