Bansos Uang Tunai! Belanjakan dengan Bijak untuk Kebutuhan bukan Keinginan

190

LOMBOKim.com – Ditengah padatnya aktivitas pasar dan triknya matahari. Masyarakat dihebohkan dengan uang masuk ke rekening masing-masing. Sayapun bertanya-tanya uang apakah itu? Kebetulan saya akan mengambil uang disalah satu bank milik pemerintah yang sudah ada diberbagai pelosok negeri.

Saya mengantri dengan beberapa orang. Ya saya maklumi karena memang bank ini selalu ramai dengan masyarakat. Saya melihat sosok ibu muda yang dengan penuh harap dan terdengar lantunan doa yang kumat-kamit dibibirnya masuk ke ATM tersebut. Selang beberapa menit ibu itu teriak histeris. “haaaa..haaaa…Saya dapat, saya dapat,” sambil keluar ATM. Saya sontak kaget. Eh ternyata ibu itu dapat BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari pusat yang sejumlah Rp 600.000.

BACA JUGA  Usaha Bidang Pendidikan, Menguntungkan Enggak Ya?

Namun, yang membuat saya agak heran, ibu itu langsung sepontan berucap akan membeli baju untuk keluarganya. “Saya mau beli baju dulu,” dengan wajah berseri-seri.

Saya fikir ditengah pandemi virus Covid-19, harunya masyarakat bijak dalam menggunakan uang mereka untuk kebutuhan pokok, karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir.

BACA JUGA  Nikah Musim Corona, Jurus Jitu Hemat Budget

Bayangkan kalau masyarakat menghambur-hamburkan uang tersebut untuk kebutuhan sekunder, yaitu berupa baju, perabotan rumah, dan kebutuhan lainnya yang tidak berhubungan dengan kebutuhan yang mendesak untuk dibeli saat ini. Tentu seberapa banyak uang yang akan dikasih oleh pemerintah tidak akan ada cukupnya.

Jangankan uang Rp 600.000, uang Rp 2.000.000, aja kalau dipake buat beli hand phone maka dalam sekejap uang itu akan habis.

Jadi, ditengah pandemi ini. Mari kita yang sudah mengerti ingatkan ibu, saudara atau tetangga kita agar bijak dalam menggunakan uang BLT pusat untuk kebutuhan bukan keinginan semata. (Izhar Ependi)

BACA JUGA  Refleksi Hardiknas: Inilah Kondisi Pendidikan Di Negeriku

Leave A Reply

Your email address will not be published.