Alhamdulillah!!! PGRI dan Calon DPD NTB ini Sumbang 27,5 Juta, Siapa Dia?

799
Selong, LOMBOKim – Diantara moment berharga sebagai hikmah dari terselenggaranya Peringatan Harlah SPG Negeri Selong ke 53 adalah bisa silaturrahmi dan berbagi untuk korban Gempa Lombok yang menimpa Anggota Ikatan Keluarga dan Alumni SPG Negeri Selong. Ada 11 korban yang terdata rumahnya roboh rata dengan tanah atau mesti membangun ulang untuk memiliki rumah seperti sediakala.

Berangkat dari keprihatinan terkait, IKA SPG Negeri Selong memasukkan agenda berbagi dalam Time Of Reference kepanitiaan Harlah SPG Negeri Selong. Tak banyak donasi yang masuk sampai hari H, 7 Oktober 2018. Karena tercatat jumlahnya kurang dari 5 juta. Panitia kemudian mengambil inisiatif untuk membuat kotak peduli gempa yang diedarkan sebagai tambahan untuk mereka yang membutuhkan.

Belum selesai dihitung berapa jumlah yang didapatkan dari kotak terkait, ketika giliran ketua PGRI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan sambutan, wajah bahagia panitia terlihat bertambah. Bahkan, pantauan redaksi yang sempat melihat beberapa wajah dipanggung VIP terlihat surprize.

BACA JUGA  Bikin Mewek, Fahri Hamzah Kenang #100TahunPakHarto

Pasalnya, dari Pidato Ketua PGRI Provinsi NTB, yang berorasi singkat, padat, tegas, kurang dari 3 menit dalam recording atas nama PGRI memberikan santunan sejumlah Rp. 27.500.000

“Khusus untuk yang korban gempa, yang rusak rumahnya yang jumlahnya 11 orang tadi, Saya atas solidaritas PGRI akan menyampaikan uang Rp. 27.500.000 dan 2,5 juta saya masukkan ke Yayasan Alumni SPG Negeri Selong,” ujarnya singkat sambil menutup pidatonya dengan do’a semoga bapak ibu guru diberikan kesehatan.

BACA JUGA  Turut Berdoa untuk Ibu yang Melahirkan Orang Nomor 1 di NTB

Catatan solidaritas redaksi www.yaspgnselong.asia, profesionalisme H.Ali Rahim, nama Ketua PGRI NTB terlihat nyata saat menyampaikan sambutan. Meski saat ini beliau menjadi Calon DPD RI Dapil NTB nomor urut 36, namun tak sedikitpun pihaknya membahas arah pilihan, atau mengutarakan kalimat-kalimat berorientasi politik.

Padahal kebutuhan Nusa Tenggara Barat untuk memiliki wakil daerah yang paham kebutuhan guru serta terbukti memiliki ikatan emosial yang kuat dengan para guru, dan jejaring terkait seharusnya dimiliki PGRI yang dipimpinnya. Akhir catatan, semoga Allah memberikan yang terbaik untuk ikhtiar, harapan dan do’a masa depan guru, dan guru masa depan, khususnya di NTB.  (mz)

BACA JUGA  Peduli! Pemuda Desa Peneda Gandor Membuat Stand Makanan Gratis untuk Berbuka Puasa

Leave A Reply

Your email address will not be published.