Abdul Hayyi; Ber-Qurban, menyembelih ke-Aku-an

496

Opini, LOMBOKim.com. Ibrahim As dan Isma’il As, telah sama-sama menyembelih ke-Aku-an, Pun Ibrahim dan Isma’il telah menyembelih Cinta, rindu dan dendam terhadap diri masing-masing.

Hajar Aswad, Hijir Isma’il, dan maqam Ibrahim berada dalam satu kesatuan Baitullah yang tak akan bisa di pisahkan. Jejak Hajar dari Safa ke Marwa tak hanya mewariskan ikhtiar Sa’i, namun mengajarkan juga betapa do’a Ibu menembus langit ke tujuh. Segenap perjuangan hidup Ibrahim As, Hajar dan Isma’il As ini tak hanya di peringati sebagai hari raya, namun telah di tetapkan juga sebagi satu dari lima rukun Islam, yakni Haji.

Tuhan sekali-kali tidak menerima daging dari hewan ternak yang sembelih, terima rasa takwa dari si pengurban. Lebih mendasar lagi, hari raya Qurban mengisyartkan kepada manusia akan kedekatan dengan kemelekatan kepada Rabbaniyyah, mendidik manusia agar berserah diri dengan rasa keberserahan diri Ibrahim Sebagai kompilasi di bakar oleh durjana Namrud, agar manusia memuncak pada saat tidak memerlukan daya, untuk mencari bantuan. yang di raih tanpa ada campur tangan dan kolaborasi dari sang Maha Dalang, serta membantu manusia untuk siap dan rela melawan hijab dan berhala-berhala kontemporer yang membahas kemurnian iman di dalam hati manusia, berjuang Ibrahim as memurnikan ketauhidannya kepada Tuhan yang Ahad.

BACA JUGA  Terbongkar! Begini Keindahan dan Sejarah Pantai Penyisok yang Tersembunyi

Momentum Idul Adha/Hari Raya Qurban tak boleh berhenti pada pemampangan pose kekinian mewakili instansi atau kelompok-kelompok sosial dengan bumbu quote yang menarik, atau berlomba-lomba untuk memamerkan hewan kurban. Manusia di tuntut untuk terus berusaha meng-upgrade pengetahuan akalnya untuk memaknai setiap persitiwa-peristiwa sarat makna agar setiap peristiwa tersebut tak berhenti pada simbolitas belaka, atau semacam perut bedug yang kosong.

Semoga para Dermawan/Dermawati yang berkurban tahun ini di Ridhai Tuhan, serta mampu memahami makna hari raya qurban secara mendalam dan memahami setiap perstiwa-peristiwa religi erat kaitannya dengan, manusia dan kemanusiaan

BACA JUGA  Satlantas Polres Lombok Tengah, Akan kembali Aktifkan Kawasan Tertib Lalu Lintas

Leave A Reply

Your email address will not be published.